Integrasikan 9 Klaster Peduli, DPPKB Kota Bogor Luncurkan Program Ketahanan Keluarga di Harganas 2026

” Salah satu daya tarik utama dalam acara ini adalah kehadiran program Ayah Tangguh, di mana para ayah menumpahkan kepeduliannya dengan memasak bersama untuk menyajikan makanan bergizi kepada 1.000 warga yang hadir, ” Ujarnya.

​Di sisi lain, Jenal Mutaqin tidak menampik kondisi Sungai Ciliwung di kawasan Kedunghalang yang saat ini masih dipenuhi tumpukan sampah. Rendahnya debit air akibat dampak musim kemarau membuat visualisasi pencemaran limbah tersebut terlihat semakin jelas.

” Bahwa persoalan sampah di aliran sungai tidak akan pernah bisa diselesaikan hanya melalui satu kali aksi temporer, melainkan menuntut konsistensi gerakan yang berkelanjutan serta kepedulian kolektif dari seluruh lapisan masyarakat, ” Harapnya.
.
​Oleh karena itu, Pemkot Bogor sengaja melibatkan generasi muda, pegiat lingkungan, Genre, hingga komunitas pesepeda demi menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap kelestarian alam.

BACA JUGA :  Cara Membersihkan Lubang Drainase Kamar Mandi agar Bebas Lumut dan Tidak Bau

Jenal juga mengingatkan pentingnya tata kelola sampah yang ketat sejak dari hulu agar potensi pencemaran ke badan sungai dapat diminimalkan.

” Terkait solusi jangka panjang, kami berharap proyek pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi atau Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa/PSEL) di Kota dan Kabupaten Bogor, termasuk rencana groundbreaking di Galuga pada awal Agustus nanti, dapat segera direalisasikan sesuai arahan pemerintah pusat,” Tegasnya.

​Lebih lanjut, Jenal menekankan bahwa esensi mendasar dari Hari Keluarga Nasional adalah memperkuat ketahanan keluarga sebagai pondasi utama dalam mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

” Keluarga yang harmonis dan solid diyakini akan melahirkan anak-anak yang sehat, cerdas, berkarakter, serta memiliki kepekaan tinggi terhadap lingkungan. Konsep ini juga disinergikan dengan Hari Anak Nasional yang sebelumnya telah diperingati Pemkot Bogor melalui aksi sosial bersama anak-anak yatim dan penyandang disabilitas,” Tukasnya.

BACA JUGA :  Kondisi Terkini Bendung Katulampa Bogor, Tinggi Muka Air Sungai Ciliwung Surut Drastis

​Sementara itu, Kepala DPPKB Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, menambahkan bahwa kesuksesan agenda Harganas 2026 ini tidak lepas dari sinergi kokoh bersama 14 instansi dan 21 mitra strategis.

” Seluruh komponen, mulai dari sektor pemenuhan gizi, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) sederhana pada klaster hunian, pemberdayaan UMKM lokal pada klaster ekonomi, hingga gerakan Ayah Teladan, bergerak bersama untuk menumbuhkan kesejahteraan keluarga,” ucapnya.

Kata Marse, lewat edukasi langsung di lapangan ini, para remaja diharapkan dapat mengadopsi gaya hidup sehat dan cinta lingkungan demi masa depan mereka.

Seluruh volume sampah yang berhasil diangkat dalam aksi ini nantinya akan ditimbang guna mengetahui tonase kepedulian yang telah dihasilkan.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Wartawan : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================