
BOGORTODAY.COM – Pemerintah Kabupaten Bogor menyiapkan langkah terpadu untuk mengantisipasi dampak musim kemarau, termasuk memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat serta menjaga sektor pertanian dan perikanan tetap berjalan.
Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang melibatkan perangkat daerah terkait guna menyusun strategi penanganan kekeringan secara menyeluruh, mulai dari distribusi air bersih, penguatan sumber-sumber air, hingga kesiapan penetapan status tanggap darurat apabila kondisi memburuk.
Pemkab Bogor menerapkan langkah antisipatif sejak dini agar penanganan tidak dilakukan setelah kondisi memasuki fase darurat. Pendekatan preventif dinilai penting untuk meminimalkan dampak musim kemarau terhadap masyarakat.
Saat ini, layanan distribusi air bersih telah menjangkau 20 kecamatan, 97 desa, dan 105 titik penyaluran. Distribusi akan terus disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan guna memastikan kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















