Polisi Ungkap Narkoba Baru Etomidate di Kabupaten Bogor

etomidate
Kapolres Bogor AKBP Whika Ardilestanto (tengah) memperlihatkan barang bukti etomidate dan happy water dalam konferensi pers di Mapolres Bogor, Jawa Barat, belum lama ini. FOTO : BOGORTODAY.COM/RIFKI RAMADHAN.

BOGORTODAY.COM – Kepolisian Resor Bogor mengungkap peredaran jenis narkoba baru berupa etomidate dan happy water di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat selama periode Mei hingga Juli 2026. Etomidate, obat bius yang biasa digunakan dalam prosedur medis, disalahgunakan dengan cara dihisap melalui rokok elektrik atau vape.

Kapolres Bogor, AKBP Whika Ardilestanto mengatakan, temuan ini merupakan yang pertama kali terjadi di wilayah hukumnya. Selama tiga bulan terakhir, polisi berhasil mengungkap tiga kasus dengan barang bukti berupa 65 cartridge etomidate dan 70 bungkus happy water.

BACA JUGA :  MPLS Sekolah Rakyat 2026 Digelar 19 Hari, Ini Bedanya

“Ini yang cukup menonjol terkait narkotika varian baru, yaitu etomidate dan happy water. Sebelumnya kami belum pernah menemukan etomidate, namun ternyata barang ini sudah masuk ke wilayah Kabupaten Bogor,” kata Whika.

Peredaran etomidate dan happy water tersebut, lanjut Whika, ditemukan di Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Dari pengungkapan kasus itu, polisi menangkap satu orang tersangka berinisial EJ yang diduga telah mengedarkan kedua jenis narkoba tersebut selama dua bulan terakhir.

Dari sisi harga, satu cartridge etomidate dijual dengan kisaran Rp4 juta hingga Rp6 juta. Barang bukti yang disita polisi bernilai sekitar Rp6 juta per cartridge, sedangkan happy water dipasarkan dengan harga sekitar Rp600.000 per kemasan.

BACA JUGA :  Kenapa Lalat Masuk ke Rumah? Ini Penyebab dan Solusinya

Whika menilai peredaran etomidate patut diwaspadai karena, meski dibanderol dengan harga tinggi, satu cartridge hanya bisa digunakan untuk sekitar 40 kali hisapan.

“Satu cartridge hanya digunakan sekitar 40 kali hisapan. Ini sangat mengkhawatirkan karena barang semahal ini sudah beredar di Kabupaten Bogor,” ujar Whika.

Bagi Halaman

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================