
BOGORTODAY.COM – Pemerintah Kabupaten Bogor memperkuat program ketahanan pangan berbasis keluarga melalui Gerakan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA). Program tersebut difokuskan untuk mendorong pola konsumsi pangan yang lebih sehat, meningkatkan pemanfaatan pangan lokal, serta mendukung upaya percepatan penurunan stunting.
Pelaksanaan program melibatkan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor bersama Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bogor. Sebanyak kader PKK dari 40 kecamatan disiapkan untuk memperluas edukasi mengenai konsumsi pangan bergizi hingga ke tingkat keluarga dan desa.
Ketua TP PKK Kabupaten Bogor Eva Rudy Susmanto mengatakan ketahanan pangan keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam membentuk kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, keluarga, khususnya ibu, memiliki peran besar dalam membiasakan anak mengonsumsi makanan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman.
Selain itu, masyarakat juga didorong memanfaatkan pekarangan rumah melalui urban farming dan Budidaya Ikan dalam Ember (Budikdamber) sebagai alternatif pemenuhan kebutuhan pangan keluarga. Pemanfaatan pangan lokal seperti ubi, singkong, dan jagung juga dinilai perlu terus diperkenalkan sebagai bagian dari pola konsumsi yang lebih beragam.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor Andri Hadian mengatakan program B2SA tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga mengubah pola konsumsi agar tidak bergantung pada satu jenis bahan pangan.
Menurutnya, pemanfaatan potensi pangan lokal dan pekarangan rumah dapat membantu keluarga memenuhi kebutuhan gizi yang lebih beragam, aman, terjangkau, serta memiliki nilai ekonomi.
DKP menilai kolaborasi dengan TP PKK menjadi langkah strategis untuk memperluas edukasi ketahanan pangan hingga tingkat desa. Melalui kader PKK, pemerintah berharap masyarakat semakin memahami pentingnya mengembangkan menu berbahan pangan lokal sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.
Program B2SA menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Bogor dalam membangun masyarakat yang lebih sehat, mandiri, dan tangguh melalui optimalisasi potensi pangan lokal serta penguatan ketahanan pangan di tingkat rumah tangga.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















