Makan Bersama Bawa Manfaat bagi Kesehatan Mental

Makan Bersama
Group of emotional young people enjoying dinner party with friends and smiling happily sitting at table in dimly lit room, copy space

BOGORTODAY.COM Makan bukan sekadar aktivitas untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Lebih dari itu, kebiasaan makan bersama orang lain dapat menjadi sarana membangun hubungan sosial dan memberikan dampak positif bagi kesehatan mental.

Dalam dunia kesehatan, aktivitas makan bersama dikenal dengan istilah commensality, yaitu kebiasaan menikmati makanan dan minuman di meja yang sama dengan orang lain. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan ini berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan emosional serta kualitas hubungan sosial.

Bukan berarti makan sendirian selalu berdampak buruk. Menikmati waktu makan sendiri juga dapat membantu seseorang membangun kemandirian. Namun, menyempatkan diri untuk makan bersama keluarga, teman, atau pasangan secara rutin tetap memiliki manfaat tersendiri.

Berikut beberapa manfaat makan bersama bagi kesehatan.

  1. Membantu Mengurangi Rasa Kesepian

Salah satu manfaat utama makan bersama adalah menciptakan kesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan orang lain. Suasana santai saat makan membuat percakapan terasa lebih alami dibandingkan komunikasi dalam situasi formal.

Kebiasaan ini dapat membantu seseorang merasa lebih terhubung dengan lingkungan sekitar. Pada kelompok lanjut usia, makan bersama juga dinilai dapat mengurangi risiko isolasi sosial dan meningkatkan kualitas hidup.

  1. Memperkuat Hubungan Sosial
BACA JUGA :  Jangan Buang Sisa Nasi, Bisa Jadi Kompos Penyubur Tanaman

Meja makan sering menjadi tempat berbagi cerita dan membangun kedekatan. Percakapan sederhana mengenai aktivitas sehari-hari, makanan favorit, atau pengalaman yang baru dialami dapat membuat seseorang merasa didengarkan dan dihargai.

Momen kecil tersebut berperan dalam mempererat hubungan, baik antara anggota keluarga, sahabat, maupun pasangan.

  1. Melatih Kemampuan Berkomunikasi

Makan bersama juga menjadi kesempatan untuk melatih keterampilan komunikasi. Saat berada dalam satu meja, seseorang belajar mendengarkan, menyampaikan pendapat, bergantian berbicara, hingga memahami sudut pandang orang lain.

Selain itu, kebiasaan ini dapat membantu seseorang mengenali dan menyampaikan batasan diri. Contohnya, meminta agar tidak menggunakan ponsel saat makan atau menolak makanan tambahan dengan cara yang sopan.

Kemampuan tersebut menjadi bekal penting dalam membangun hubungan yang sehat di kehidupan sehari-hari.

  1. Meningkatkan Suasana Hati

Manfaat makan bersama tidak hanya berasal dari makanan yang dikonsumsi, tetapi juga dari rasa nyaman dan hubungan sosial yang tercipta. Interaksi positif dengan orang lain dapat membantu tubuh menjadi lebih rileks dan mengurangi tekanan.

BACA JUGA :  Bupati Bogor Apresiasi Polres Ungkap 74 Kasus Narkoba

Saat seseorang merasa aman dan nyaman, tubuh dapat memasuki kondisi yang mendukung proses istirahat dan pencernaan. Selain itu, aktivitas makan dan interaksi sosial juga berkaitan dengan pelepasan hormon yang berperan dalam menciptakan rasa bahagia.

Makanan dapat merangsang produksi dopamin yang berkaitan dengan rasa senang, sementara hubungan sosial yang positif dapat meningkatkan hormon seperti oksitosin dan endorfin yang mendukung rasa percaya serta kedekatan emosional.

Jadikan Makan Bersama sebagai Kebiasaan Positif

Di tengah kesibukan sehari-hari, meluangkan waktu untuk makan bersama bisa menjadi langkah sederhana untuk menjaga kesehatan mental dan memperkuat hubungan dengan orang lain.

Tidak harus dilakukan setiap hari, kebiasaan makan bersama secara rutin, bahkan hanya sesekali, dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan emosional dan kualitas hubungan sosial.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================