
Latin:
Laailaaha illalloohul ‘azhiimil haliim, laa ilaaha illalloohu robbul ‘arsyil ‘azhiim, laa ilaaha illalloohu robbus samaawaati wa robbul ardhi wa robbul ‘arsyil kariim.
Artinya:
“Tiada Tuhan yang wajib disembah selain Allah, Tuhan Yang Mahaagung lagi Mahasantun. Tiada Tuhan yang wajib disembah selain Allah, Tuhan yang menguasai Arasy yang agung. Tiada Tuhan yang wajib disembah selain Allah, Tuhan yang menguasai langit dan bumi serta Arasy yang mulia.”
2. Dzikir Hasbunallah Wanikmal Wakil
Ketika menghadapi persoalan berat, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak dzikir sebagai bentuk penyerahan diri kepada Allah SWT.
Salah satu dzikir yang sering diamalkan adalah:
حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ
Latin:
Hasbunallah wani’mal wakil, ni’mal maula wani’man nasir.
Artinya:
“Cukuplah Allah menjadi penolong kami, dan Allah adalah sebaik-baik pelindung.”
Dzikir ini mengandung makna bahwa seorang hamba meyakini Allah sebagai tempat bergantung dan sebaik-baiknya pemberi pertolongan.
Dalam beberapa penjelasan ulama, dzikir tersebut memiliki keutamaan seperti memohon perlindungan Allah, mendapatkan pertolongan dalam menghadapi kesulitan, serta menguatkan hati agar tetap yakin terhadap pertolongan-Nya.
3. Dzikir Ya Hayyu Ya Qayyum
Dzikir lain yang dapat diamalkan saat memohon bantuan Allah adalah membaca Ya Hayyu Ya Qayyum. Bacaan ini berisi permohonan agar Allah memperbaiki seluruh urusan dan tidak membiarkan manusia bergantung hanya pada dirinya sendiri.
Bacaan dzikir tersebut:
يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيثُ، أَصْلِحْ لِي شَأْنِي كُلَّهُ، وَلَا تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرَفَةَ عَيْنٍ
Latin:
Yaa Hayyu Yaa Qayyum birahmatika astaghiitsu, ashlih lii sya’nii kullahu, wa laa takilnii ilaa nafsii tharfata ‘ain.
Artinya:
“Wahai Yang Maha Hidup, Wahai Yang Maha Berdiri Sendiri, dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan. Perbaikilah seluruh urusanku dan jangan Engkau biarkan aku mengurus diriku sendiri walau sekejap mata.”
Doa dan dzikir tersebut menjadi pengingat bagi umat Islam bahwa setiap kesulitan dapat dihadapi dengan usaha, kesabaran, serta keyakinan terhadap pertolongan Allah SWT. Dengan memperkuat hubungan kepada Allah, hati diharapkan menjadi lebih tenang dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















