MOJOKERTO TODAY – Danang Marko (17) pemuda asal Mojokerto, Jawa Timur terpaksa harus mendekam di balik jeruji besi Polres Mojokerto untuk mempertangungjawabkan perbutaannya lantaran menganiaya orang tua serta adiknya dengan menggunakan sebuah martil. Akibatnya, para korban mengalami luka parah di bagian kepala.

Baca juga : Pelancong Arah Puncak Dicegat Satpol PP

BACA JUGA :  Hari Lahir Pancasila, Bupati Bogor Tegaskan Pentingnya Persatuan dan Kebhinekaan

Kepada polisi, Danang menceritakan bahwa aksinya tersebut telah direncanakan. Ia beralasan, kesal karena kerap tak pernah diberikan uang oleh orang tuanya.

Dikutip dari indozone.id, Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander menyebut aksi yang dilakukan Danang dipicu lantaran merasa dibeda-bedakan dengan sang adik. Danang kerap meminta sejumlah uang, namun tak pernah diberi. Akan tetapi bila adiknya meminta sang ayah langsung memberikan.

BACA JUGA :  Bahas Tata Kelola Lobster, MKI dan IPB University Desak Regulasi Berbasis Sains dan Inklusif

“Jadi, selain tak pernah diberikan uang, Danang juga kerap dibanding-bandingkan dengan anak tetangganya oleh kedua orang tuanya,” ujar Dony, Jumat (2/4/2021).

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================