
BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Ratusan ulat bulu teror permukiman penduduk di Cimanggu Wates RT02/05 Kelurahan Kedung Jaya, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.
Kemunculan ratusan ulat bulu itu pun sempat membuat resah warga setempat lantaran tak hanya menempel di sebuah pohon mangga, tetapi mulai memasuki rumah warga.
Diki, pemilik pohon mangga mengaku merasa terganggu dengan kehadiran ulat bulu tersebut, bahkan ia juga menyebut tidak mampu mengatasi sendiri.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Teofilo Patrocinio Freitas, menyebutkan jumlah ulat bulu yang mengganggu warga Cimanggu Wates itu juga sudah memasuki rumah warga.
Tak hanya Diki, hal senada juga di keluhkan warga sekitar.
Atas laporan mengenai kondisi tersebut, Theo pun mengerahkan beberapa personel untuk membantu mengatasi ratusan ulat bulu itu.
Tim pembasmi ulat dari BPBD pun menyemprotkan cairan pembasmi ulat bulu dan ada pula yang memberanikan diri mengambil satu per satu hewan yang bisa memberi rasa gatal dan infeksi pada kulit itu dengan tangannya.
Para personel itu mewadahi ulat bulu yang ada di pohon dan dinding warga dengan mengumpulkannya ke dalam baskom.
Beruntung, kata Theo, penanganan ulat bulu ini terkoordinasi dengan baik antara warga dengan BPBD sehingga tidak menimbulkan penyakit.
“Tidak ada yang kena penyakit gatal, warga mulai terganggu. Kami apresiasi tim yang sigap membantu warga,” kata Theo.
Sementara melansir cnnindonesia.com, Selasa (16/11/2021) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengungkap fenomena ulat bulu yang banyak bermunculan karena telah memasuki akhir musim penghujan.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















