BOGOR-TODAY.COM – Penyakit DBD dan chikungunya sama-sama ditularkan melalui gigitan nyamuk. Namun, bukan berarti keduanya dapat disamakan.
Meski DBD dan chikungunya sama-sama disebabkan oleh gigitan nyamuk gejala yang ditimbulkannya pun terbilang hampir mirip. Sehingga sering sulit dibedakan. Dua penyakit tersebut bersifat endemik Indonesia.
Sekilas mengenai penyakit DBD dan chikungunya
Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti yang membawa virus dengue. Sementara chikungunya atau yang lebih akrab dikenal dengan flu tulang adalah penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus yang membawa virus chikungunya.
Jenis nyamuk pembawa virus kedua penyakit ini memang sama. Maka tak jarang, masyarakat bisa terserang penyakit DBD dan chikungunya dalam satu musim. Nyamuk Aedes aegypti banyak terdapat di negara tropis dan subtropis, terutama selama dan setelah musim hujan.
Merangkum dari beberapa sumber, berikut perbedaan gejala DBD dan chikungunya.
Perbedaan gejala DBD dan chikungunya
Penyakit DBD dan chikungunya sama-sama ditularkan melalui gigitan nyamuk. Namun, bukan berarti keduanya bisa serta-merta disamakan.
Sebenarnya tidak sulit untuk membedakan gejala DBD dari chikungnya asalkan Anda tahu tanda khas dari kedua penyakit ini.
Beda gejala demamnya
Pada DBD, demam biasanya membentuk suatu pola. Di awal, demam tinggi akan berlangsung sepanjang hari, tapi beberapa hari kemudian mereda seolah-olah pasien telah sembuh total.
Sedangkan demam akibat chikungunya berlangsung tanpa pola yang khas. Artinya, demam bisa tinggi sewaktu-waktu dan kemudian menurun.
Beda intensitas nyeri pada sendi, otot, dan tulang
Pada DBD, pasien merasakan nyeri sendi, otot, tulang, sejak demam muncul. Rasa nyeri ini masih terbilang biasa bila dibandingkan dengan nyeri pada chikungunya.
Virus chikungunya akan menimbulkan nyeri hebat pada otot, tulang, bahkan sendi membengkak. Jika tidak segera diobati, nyeri ini bisa meluas hingga membuat penderitanya merasa mengalami kelumpuhan dan kesulitan menggerakkan angota tubuhnya.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















