KPAD Ka­bupaten Bogor
Sekretaris KPAD Ka­bupaten Bogor, Erwin Suri­ana. Foto : Istimewa. 

BOGOR-TODAY. COM, BOGORKPAD Kabupaten Bogor ajak Kemenag dan Muspida cegah pencabulan anak. Hal itu menyusul tingginya angka kekerasan seksual terhadap anak.

Sebelumnya, Polres Bogor mengungkap kasus pencabulan anak dibawah umur yang dilakukan seorang oknum guru ngaji di wilayah Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor.

Sekretaris KPAD Ka­bupaten Bogor, Erwin Suri­ana mengatakan maraknya pencabulan oknum guru ngaji di beberapa ponpes seperti yang diberitakan media baru-baru ini harus adanya penguatan pengawasan dan pembinaan dari institusi terkait seperti Kementerian Agama (Kemenag) dan Musyawarah pimpinan kecamatan (Muspika) di berbagai pelosok.

BACA JUGA :  Fajar/Fikri Tantang Wakil Korea di Final Singapore Open 2026

“Yang paling penting harus ada keterbukaan dan kejujuran dari para pengasuh ponpes jika terjadi kasus seperti itu,”ujar Erwin kepada Bogor-today.com, Rabu (07/09/2022).

Selain itu juga, kata Erwin pengawasan orangtua dalam proses belajar mengajar termasuk ngaji harus lebih ditingkatkan. Dan lebih sering melakukan komunikasi tentang program dan cara mengajarnya.

BACA JUGA :  Psikologi Warna di Kantor: Pilihan Warna Pakaian yang Bisa Mempengaruhi Kesan Profesional

Hal itu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan jika jauh dari pengawasan orangtua.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================