BOGOR-TODAY.COM – Badai salju melanda Amerika Serikat (AS), sedikitnya 50 orang dikabarkan tewas. Dilaporkan, banyak mayat ditemukan terkubur dalam salju. Badai salju itu menjadi terparah sejak 45 tahun terakhir di AS.
Dilansir dari AFP, Selasa (27/12/2022) petugas tanggap darurat di New York, bergegas untuk menyelamatkan penduduk yang terdampar yang disebut pihak berwenang ‘salju abad ini’. Badai tersebut sedikitnya telah menewaskan 25 orang di negara bagian itu, dan menyebabkan kekacauan.
Kondisi badai salju juga terus terjadi di beberapa bagian Timur Laut AS. Sisa-sisa cuaca ekstrem yang melanda negara itu selama beberapa hari, menyebabkan pemadaman listrik yang meluas, penundaan perjalanan, dan setidaknya 47 kematian di sembilan negara bagian.
Di negara bagian New York, pihak berwenang menggambarkan kondisi yang ganas, terutama di Buffalo, dengan pemadaman listrik selama berjam-jam. Mayat ditemukan di dalam kendaraan dan di bawah gundukan salju. Personel tanggap darurat pergi “dari mobil ke mobil” mencari lebih banyak pengendara baik hidup atau mati.
Badai salju yang ganas, angin menderu, dan suhu di bawah nol memaksa pembatalan lebih dari 15.000 penerbangan AS dalam beberapa hari terakhir. Termasuk setidaknya 2.600 pada hari Senin, menurut situs pelacakan Flightaware.com.
Buffalo, menjadi kota paling parah dilanda badai, dan banyak ditemukan mayat terkubur di bawah salju. Kota itu memang tak asing dengan cuaca ekstrem saat musim dingin.
“Tentu saja ini adalah badai salju abad ini,” kata Gubernur Kathy Hochul kepada wartawan.”Terlalu dini untuk mengatakan ini sudah selesai,” katanya.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















