Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton selangkah lagi mengamankan titel Formula One (F1) ketiganya, setelah memenanginya pada 2008 dan 2014.
Oleh : IMAM BACHTIAR
[email protected]
Pilot Inggris itu sukses menjadi juara di Sirkuit Autodrom SoÂchi, Rusia, Minggu (11/10/2015) malam WIB.
Hasil itu sekaligus meÂlebarkan kembali jaraknya dengan rekan setimnya, Nico Rosberg yang ada di uruÂtan dua klasemen pembalap sementara menjadi 66 poin dan balapan F1 2015 tingÂgal menyisakan empat seri lagi.
Rosberg gagal menyelesaikan perlomÂbaan saat memasuki putaran keenam. Mobilnya bermasalah di bagian pedal gas, hingga situasi berbalik 360 derajat untuk kedua pembalap itu.
Rosberg tampil baik di seluruh sesi latihan bebas hingga kualifikasi, namun justru Hamilton yang mampu mengambil berkah dari kegagalan pembalap asal JerÂman itu.
Hamilton pun dengan mudah meÂlenggang sendirian di depan, dan memÂpertahankan posisinya dari kejaran rival-rivalnya seperti Sebastian Vettel, Kimi Raikkonen, dan Daniel Ricciardo.
Selain kemenangan Hamilton, soroÂtan lainnya juga diberikan kepada RaikÂkonen yang finis di posisi kelima. Iceman tengah dalam penyelidikan karena disinyÂalir “memaksa†Valtteri Bottas keluar trek di putaran terakhir.
Rosberg juga bukan satu-satunya pembalap yang gagal menyelesaikan perÂtandingan, Ricciardo, Carlos Sainz Junior, Romain Grosjean, Nico Hulkenberg, dan Marcus Ericsson merupakan pembalap-pembalap yang mengikuti Rosberg.
Kemenangan itu kian terasa maÂnis karena rival terdekatnya, Rosberg, justru harus out di lap ke-10 dan gagal mendapatkan poin. Hamilton pun kini duduk di posisi pertama klasemen pebalÂap dengan 302 poin.
Dengan empat balapan tersisa, HamÂilton kini unggul 66 poin dari Sebastian Vettel di posisi kedua serta 73 poin dari Rosberg di posisi ketiga.
Hamilton pun bisa memastikan geÂlar juara dunia di seri berikutnya di GP Amerika Serikat, 25 Oktober mendatang, asalkan mampu meraih sembilan poin lebih banyak ketimbang Vettel dan dua poin lebih banyak ketimbang Rosberg.
Melihat performa Hamilton sepanjang musim, yang baru sekali gagal menuntasÂkan balapan, bukan perkara sulit baginya menyegel gelar juara dunia ketiganya atau kedua beruntun lebih cepat.
Meski demikian, Hamilton enggan berpikir terlalu jauh ke sana dan hanya fokus tampil sebaik mungkin di balapan berikutnya mengingat apapun bisa terÂjadi.
“Saya tidak pernah berpikir bahwa titel juara dunia sudah saya dapatkan. MaÂsih banyak poin yang bisa diperebutkan,†ujar Hamilton seperti dikutip BBC.
Dirinya tak mau buru-buru dan akan bekerja keras seperti biasanya di balapan berikutnya. “Misi saya adalah memenangi titel juara dunia ketiga. Tidak ada misi lain sebelum saya bisa meraihnya. Saya meraÂsa sangat beruntung bisa memiliki mobil ini,†terangnya.
Ia suka Austin karena trek di sana sanÂgat menguntungkannya sejak pertama kali membalap. “Saya tak sabar menantiÂkan balapan itu, di sana Anda bisa memÂbalap sekaligus mendekatkan diri dengan fans,†tuntasnya. (*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















