Diduga Diperkosa Tetangga, Bocah Perempuan 12 Tahun di Cimahi Alami Pendarahan

Ilustrasi pemerkosaan

BOGORTODAY.COM – Nasib malang dialami seorang bocah perempuan berusia 12 tahun asal Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat. Lantaran ia mengalami pendarahan hingga harus dirawat di rumah sakit.

Setelah didesak keluaraga, korban akhirnya mengaku telah diperkosa tetangga. Akibat kejadian ini, korban mengalami depresi. Bahkan tak mau sekolah dan menjalani perawatan di rumah sakit.

Kisah pilu ini bermula saat bocah itu mengalami pendarahan pada organ intim selama beberapa pekan lalu dibawa ke rumah sakit. Hal itu diceritakan kakak korban berinisial R.

BACA JUGA :  Rudy Susmanto Tegaskan Skywalk Tegar Beriman Simbol Kolaborasi dan Infrastruktur Inklusif

“Awalnya kami gak curiga karena memang adik saya ini sudah menstruasi. Cuma karena pendarahannya lama, akhirnya dibawa ke RS Mitra Kasih Cimahi, tapi dokter gak bilang apa-apa dari hasil pemeriksaannya,” ujar R, pada Jumat (13/9/2024).

Keluarga kemudian mendapatkan rekomendasi agar merujuk korban ke rumah sakit di daerah Pasteur, Kota Bandung. Dari pemeriksaan di rumah sakit tersebut, ternyata ada luka pada organ intim korban.

Saat itu korban tak mau menceritakan kejadian apa yang dialaminya. Namun setelah didesak keluarga, barulah dia mengaku baru saja dicabuli tetangganya berinisial MR (33).

BACA JUGA :  Jenal Mutaqin Ajak Warga Manfaatkan Program Sunat Gratis di Puskesmas se-Kota Bogor

“Awalnya adik saya gak ngaku, mungkin takut karena diancam atau bagaimana. Cuma setelah dibujuk terus, dia akhirnya ngaku dicabuli terduga pelaku MR, masih tetangga,” kata R.

Setelah itu korban menceritakan secara detail peristiwa memilukan tersebut. Berawal saat korban bersama teman-temannya sedang bermain, termasuk dengan keponakan terduga pelaku.

Kemudian pelaku mengajak korban ke rumahnya sedangkan teman-teman lainnya sudah pulang. Korban lalu dibawa ke kamar pelaku dan terjadi pemerkosaan tersebut.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================