Tambahan Pupuk Bersubsidi Bikin Petani Bernapas Lega

BOGORTODAY.COM Masih banyak masyarakat Kabupaten Bogor yang menggantungkan hidupnya menjadi seorang petani, seperti yang di alami Budi, Warga Desa Watesjaya, Kecamatan Cigombong, menghidupi keluarganya dari hasil bercocok tanam.

“Saya hanya menggarap saja, tanahnya bukan milik saya pak,” ucap Budi saat berdialog dengan calon wakil bupati Bogor, Jaro Ade di kawasan Lido, Kecamatan Cigombong, Minggu (13/10/2024).

Sebagai petani cabai, pendapatannya tidak sebanding dengan kebutuhan rumahtangganya. Budi mengeluhkan, betapa susahnya mendapatkan pupuk bersubsidi yang selalu digembar gemborkan pemerintah untuk kesejahteraan petani kecil.

BACA JUGA :  Semarakkan HJB ke-544, Perumda PPJ Gelar Bazar Ekonomi Kerakyatan Sepekan Penuh di Blok F Trade Center

“Kami petani kecil sangat sulit mendapatkan pupuk bersubsidi, kadang berebut dengan petani lain bahkan tidak kebagian, dampaknya berakibat gagal panen. Kalau gagal panen pastinya tidak ada pemasukan buat keluarga saya,” keluhnya.

Jaro Ade yang sedari awal selalu menyuarakan keberpihakannya kepada masyarakat, tak terkecuali para petani yang menggantungkan hidupnya dari pertanian dan berharap subsidi dari pemerintah bisa ditambahkan kuotanya.

BACA JUGA :  Alwi Farhan Tantang Lakshya Sen di Indonesia Open 2026, Ini Fakta Menarik Jelang Duel

“Jangan khawatir pak, dalam visi misi pasangan calon bupati dan wakil bupati Bogor nomor urut 1, Rudy Susmanto – Jaro Ade ada penambahan kuota pupuk bersubsidi untuk para petani,” kata Jaro Ade sembari melihat tanaman cabe milik oak Budi.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================