BOGORTODAY.COM – RSUD Leuwiliang terus bergerak berupaya menurunkan angka stunting dan kurang energi kronis (KEK) di Kabupaten Bogor melalui program gerakan orang tua asuh (GOTASMIL). Program ini dilaksanakan serentak di 40 kecamatan dan 122 titik di Kabupaten Bogor,
“Dengan melibatkan berbagai pihak seperti PJ Sekretaris Daerah, camat, BUMD, dan lembaga kesehatan,” ujar Direktur RSUD Leuwiliang, dr. Vitrie Winarstri saat melakukan kunjungan kesalah satu rumah warga di wilayah barat kabupaten Bogor, beberapa waktu lalu.
Tujuan program GOTASMIL untuk memberikan dukungan bagi anak-anak stunting dan ibu hamil KEK melalui berbagai intervensi.
“RSUD Leuwiliang berperan aktif dalam program ini, termasuk dengan menjadi orang tua asuh bagi anak-anak yang terdampak stunting dan ibu hamil KEK,” ujar Dokter Vitrie sapaan akrabnya.
Dokter Vitrie mengatakan, RSUD Leuwiliang menerjunkan tenaga profesional, seperti Ahli Gizi dan Bidan, untuk memberikan pemeriksaan rutin dan edukasi kepada anak-anak serta ibu hamil yang menjadi anak asuh.
Selama program berjalan, RSUD Leuwiliang telah berhasil melaksanakan beberapa kegiatan, antara lain, pemberian makanan tambahan berupa beras, telur ayam, dan daging ayam kepada anak-anak stunting dan ibu hamil KEK.
“Pemantauan berkala terhadap perkembangan anak stunting dan ibu hamil KEK, dengan melibatkan bidan desa, dokter praktik mandiri dan klinik terus dilakukan,” ujar Dokter Vitrie.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















