BOGORTODAY.COM – Pergerakan tanah kembali mengguncang wilayah Trenggalek, kali ini berdampak pada Dusun Gebang, Desa Ngadirejo, Kecamatan Pogalan. Bencana alam yang terjadi menyebabkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan parah akibat retakan pada dinding, lantai, dan fondasi bangunan.
Berdasarkan data yang dihimpun dari pemerintah desa setempat, sekitar 20 rumah di satu RT dilaporkan rusak akibat pergerakan tanah tersebut.
Kondisi rumah warga di Dusun Gebang saat ini sangat memprihatinkan. Retakan pada bangunan mulai muncul sejak musim kemarau tahun ini dan semakin parah menjelang peristiwa bencana tersebut.
Salah satu rumah dilaporkan mengalami kerusakan yang sangat parah hingga dinyatakan tidak layak huni. Kepala Dusun Gebang, Ali Muhsin, menjelaskan bahwa meski kerusakan sudah cukup serius, mayoritas warga memilih untuk tetap tinggal di rumah mereka masing-masing.
“Retakan pada rumah warga mulai muncul sejak musim kemarau. Namun, hingga saat ini kami belum bisa memastikan penyebab pasti dari terjadinya pergerakan tanah ini,” ujar Ali Muhsin saat ditemui pada Selasa, (5/11/2024).
Meskipun kondisi rumah-rumah warga cukup memprihatinkan, pihak pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek segera mengambil langkah-langkah untuk menangani dampak bencana ini. Kepala BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengirimkan tim ahli geologi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab pergerakan tanah yang terjadi.
“Kami segera mengirimkan tim ahli geologi untuk melakukan penelitian lebih lanjut terkait penyebab pergerakan tanah ini. Dengan data yang akurat, kami harapkan bisa mendapatkan solusi terbaik untuk mengatasi masalah yang ada,” kata Stefanus Triadi Atmono.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















