BOGORTODAY.COM – Dalam memperingati Hari Pahlawan Nasional setiap tanggal 10 November, Yayasan Pembela Tanah Air (YAPETA) kembali mengunjungi Museum PETA di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bogor, Minggu (10/11/2024).
Hal itu pun sebagai upaya untuk menyebarkan nilai-nilai kejuangan dan patriotisme yang telah ditunjukkan para pembela Tanah Air dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Sebagai anak seorang pejuang, Ketua YAPETA, Tinton Soeprapto menyatakan bahwa memperingati Hari Pahlawan sangat penting. Hal ini juga harus dihargai agar bangsa Indonesa menjadi bangsa yang besar dengan selalu mengingat bahwasanya PETA ini cikal bakal TNI.
“Menghormati jasa para pahlawan, dan kita membuat monumen ini dari orang tua yang atributnya mengangkat senjata, dan kita merdeka mustahil tanpa senjata,” ujar Tinton kepada Bogortoday.com.
“Presiden Prabowo pernah mengusulkan untuk YAPETA mengurusi perintis kemerdekaan. Mustahil perintis kemerdekaan itu bisa mengawal kemerdekaan tanpa mengangkat senjata,” tambahnya.
Kunjungan ini dihadiri oleh Tinton Soeprapto, yang juga pemilik Lorin Sentul Hotel, serta Hery Santoso, GM Lorin Sentul Hotel dan para karyawan hingga management Lorin Sentul Hotel dan Syariah Hotel Sentul. Hadir pula para veteran PETA dan anak-anak pejuang PETA
Sebelum berkunjung ke Museum PETA, para tokoh YAPETA turut mengikuti Upacara Hari Peringatan Hari Pahlawan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta.
“Dengan pertimbangan para tokoh Peta ini sepulang dari TMP Kalibata, kita sebentar merenung dan mengunjungi museum PETA dan mengelilingi dengan melihat senjata yang dipakai orangtua kita,” ucapnya.
“Saya terimakasih kepada mantan Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang mana sudah mencairkan bahwa momen 10 November ini dengan mendeklarasikan bapak Soeharto dan Gusdur sebagai tokoh Pahlawan Nasional,” ungkap Tinton.
Diketahui, YAPETA didirikan pada tahun 1980 oleh para mantan Tentara Peta dan generasi penerusnya.
Tinton Soeprapto yang secara 8 tahun berturut-turut sebagau Ketua YAPETA menyebutkan bahwa YAPETA merupakan pelopor pendirian Monumen dan Museum PETA di Bogor.
Peletakan batu pertama monumennya dilakukan pada tanggal 14 November 1993 oleh Umar Wirahadikusumah, mantan Wakil Presiden RI ke-4, dan diresmikan pada tanggal 18 Desember 1995 oleh mantan Presiden RI ke-2, Soeharto.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















