Ketegangan Seru antara Elon Musk dan Jack Ma Soal Kecerdasan Buatan dalam WAIC 2019

Ketegangan Seru antara Elon Musk dan Jack Ma Soal Kecerdasan Buatan dalam WAIC 2019

BOGORTODAY.COM – Pada 2019, dunia kecerdasan buatan (AI) menyaksikan sebuah momen bersejarah yang mencuri perhatian publik. Dua tokoh besar dalam industri teknologi, Elon Musk dan Jack Ma, terlibat dalam sebuah diskusi panas yang memunculkan perbedaan pendapat tajam mengenai masa depan kecerdasan buatan.

Perdebatan ini terjadi di World Artificial Intelligence Conference (WAIC) yang digelar di Shanghai, China, dan menjadi viral setelah video perdebatan tersebut beredar luas di internet.

Dalam video yang diunggah oleh New China TV, Jack Ma, pendiri Alibaba Group, dengan tegas menyatakan bahwa mesin atau kecerdasan buatan tidak akan pernah lebih cerdas daripada manusia.

“Mesin diciptakan oleh manusia. Berdasarkan ilmu sains, manusia tidak akan pernah bisa membuat hewan yang lebih cerdas dari manusia. Itu tidak mungkin untuk membuat sesuatu yang lebih cerdas dari manusia,” ujar Ma dalam diskusi tersebut.

BACA JUGA :  Piala AFF 2026 Jadi Ajang Pembuktian Kualitas Pemain Domestik Racikan John Herdman

Pernyataan Ma ini langsung mendapat respons keras dari Elon Musk, CEO SpaceX dan Tesla, yang menyatakan ketidaksetujuannya dengan pernyataan tersebut. “Aku sangat tidak setuju dengan itu,” kata Musk, menanggapi argumen Ma yang dianggapnya keliru.

Sontak, perdebatan ini membuat para penonton ikut deg-degan, karena kedua tokoh besar ini tidak hanya dikenal sebagai pemimpin teknologi, tetapi juga memiliki pandangan yang sangat berbeda tentang masa depan kecerdasan buatan.

Pandangan Musk: Mesin Bisa Lebih Cerdas dari Manusia

Elon Musk, yang dikenal dengan pandangannya yang futuristik dan cenderung pesimistis mengenai AI, berpendapat bahwa mesin dapat menjadi lebih cerdas daripada manusia.

Menurutnya, banyak orang yang terlalu percaya diri dengan kecerdasan manusia, padahal kenyataannya manusia jauh dari sempurna.

Kesalahan besar, menurut Musk, adalah bahwa banyak orang pintar menganggap diri mereka sangat cerdas. Namun, pada kenyataannya, mereka tidak sepenuhnya mengerti batasan dari kecerdasan manusia itu sendiri.

BACA JUGA :  Terbungkus Handuk Cokelat, Bayi Perempuan Ditemukan Terlantar di Semak-semak

Musk kemudian memberikan contoh yang konkret tentang kemampuan mesin yang telah melebihi manusia, seperti sistem kecerdasan buatan AlphaGo. “AlphaGo mengalahkan Lee Sedol.

Lalu, AlphaZero menghancurkan AlphaGo 100-0,” ujar Musk, mengacu pada prestasi AI yang mengalahkan pemain Go terbaik di dunia, Lee Sedol, dan kemudian mengalahkan AlphaGo dengan skor telak.

Musk juga menjelaskan bagaimana kecerdasan buatan bisa berkembang dengan sangat cepat dan jauh melampaui kapasitas manusia dalam beberapa bidang.

Menurutnya, mesin memiliki keunggulan dalam hal kecepatan pemrosesan data, kemampuan belajar, dan melakukan hal-hal yang tidak dapat dilakukan oleh manusia dalam waktu yang singkat.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================