Honda Brio Satya E CVT: LCGC Termahal di Indonesia dengan Pajak Tahunan Rp 3,1 Juta

Honda Brio Satya E CVT: LCGC

BOGORTODAY.COM Honda Brio Satya E CVT saat ini memegang predikat sebagai mobil Low Cost Green Car (LCGC) termahal di Indonesia.

Dengan banderol harga mencapai Rp 198,3 juta, mobil ini menawarkan berbagai keunggulan yang membuatnya tetap diminati meski memiliki harga lebih tinggi dibandingkan kompetitor.

Pajak Tahunan Honda Brio Satya E CVT

Sebagai mobil dengan harga tertinggi di segmen LCGC, pajak tahunan Honda Brio Satya E CVT cukup signifikan, yaitu mencapai Rp 3,1 juta. Berdasarkan informasi dari laman Informasi Data Kendaraan dan Pajak Kendaraan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, rincian pajaknya adalah sebagai berikut:

  • PKB Pokok: Rp 3.024.000
  • SWDKLLJ: Rp 143.000
  • Total Pajak Tahunan: Rp 3.167.000
BACA JUGA :  Veda Ega Start dari Posisi ke-13 di Moto3 Italia 2026, Optimistis Raih Hasil Maksimal

Angka tersebut berlaku untuk kepemilikan kendaraan pertama atas nama pribadi di wilayah Jakarta. Adapun nilai jual kendaraan untuk Brio Satya E CVT tahun produksi 2024 tercatat sebesar Rp 144 juta.

Popularitas Honda Brio Satya E CVT

BACA JUGA :  Hari Lahir Pancasila, Ketua DPRD Bogor Ajak Warga Jaga Persatuan

Meskipun menjadi LCGC termahal, Honda Brio Satya tetap menjadi pilihan utama konsumen. Data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan bahwa sepanjang Januari hingga September 2024, penjualan distribusi wholesales Honda Brio Satya E CVT mencapai 24.591 unit, menjadikannya salah satu model terlaris di kelasnya.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================