Banjir Melanda Kota Makassar dan Kabupaten Maros, Ribuan Rumah Terendam, 1.711 Jiwa Mengungsi

Banjir Melanda Kota Makassar dan Kabupaten Maros, Ribuan Rumah Terendam, 1.711 Jiwa Mengungsi

BOGORTODAY.COM Banjir besar yang melanda Kota Makassar dan Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), telah menyebabkan ribuan rumah terendam air. Dampak bencana ini sangat besar, dengan lebih dari 1.700 jiwa terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Selain Kota Makassar, banjir juga merambah beberapa daerah lain seperti Gowa, Luwu, Soppeng, dan Pinrang.

Berdasarkan laporan yang diterima dari Tim Assessment Dinas Sosial Kota Makassar, Kecamatan Manggala merupakan kawasan yang paling parah terdampak. Di Kecamatan Manggala, jumlah pengungsi mencapai 1.070 jiwa, yang terdiri dari 290 kepala keluarga (KK).

BACA JUGA :  Jangan Asal Taruh! Ini Posisi Terbaik Menempatkan Kulkas di Dapur Agar Hemat Energi dan Praktis

Pengungsi tersebar di 15 titik pengungsian, dengan tiga titik terbesar berada di Masjid Jabal Nur, Masjid Al Mukarramah, dan Komplek Ikhwah.

Di Kecamatan Biringkanaya, sebanyak 371 jiwa (110 KK) mengungsi di lima titik pengungsian, dengan titik terbanyak berada di Masjid Grand Rahmani yang menampung 163 jiwa (50 KK). Sementara itu, di Kecamatan Tamalate, sebanyak 270 jiwa (74 KK) bertahan di Masjid Al Ikhlas.

BACA JUGA :  Bogor Hornbills Bidik Kemenangan di Gim Ketiga Final IBL 2026

Sebagai respons terhadap bencana ini, Kementerian Sosial (Kemensos) mengirimkan bantuan logistik senilai Rp1,04 miliar dari Lumbung Sosial di Regional Makassar ke Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan.

Bantuan ini bertujuan untuk mendukung kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana banjir yang disebabkan oleh meningkatnya intensitas hujan.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================