Penjualan Mobil Listrik di Indonesia Terus Meningkat, Arista Group Prediksi Kenaikan Bisa Lebih Besar di 2025

Penjualan Mobil Listrik di Indonesia Terus Meningkat, Arista Group Prediksi Kenaikan Bisa Lebih Besar di 2025

BOGORTODAY.COM – Penjualan mobil listrik (Battery Electric Vehicles/BEV) di Indonesia menunjukkan tren yang sangat positif, dengan proyeksi pertumbuhannya yang pesat di tahun 2025.

Keberadaan merek-merek baru seperti BYD dan Denza telah memicu persaingan yang semakin ketat di pasar otomotif Tanah Air.

Hal ini tercermin dari optimisme sejumlah pelaku industri yang memperkirakan penjualan mobil listrik bisa lebih tinggi dibandingkan tahun lalu.

Arista Group: Persaingan Semakin Bergairah

Hartono Sohordi, Chairman Arista Group, yang merupakan mitra dealer BYD dan Denza, mengungkapkan bahwa hadirnya kedua merek mobil listrik tersebut memberikan dampak positif bagi pasar otomotif Indonesia.

Arista Group sendiri juga menjadi mitra untuk berbagai merek ternama seperti Honda, Neta, Suzuki, Mitsubishi, Wuling, Mercedes-Benz, dan Hyundai.

BACA JUGA :  Mitsubishi Siapkan Generasi Baru Xpander, Masuk Daftar 13 Model yang Akan Diluncurkan Hingga 2030

Hartono menyatakan, “Saya sebagai salesman BYD, Denza, merasakan situasi yang terasa panas, hangat, market itu bergairah.” Hal ini menunjukkan bahwa pasar mobil listrik di Indonesia memang semakin berkembang dan semakin menarik perhatian konsumen.

Bahkan, ia memprediksi bahwa pangsa pasar mobil listrik akan terus berkembang pesat di tahun 2025.

Penjualan Mobil Listrik Meningkat Pesat

Pada 2024, sektor mobil listrik di Indonesia berhasil mencatatkan penjualan sebanyak 43.188 unit, yang berkontribusi sebesar 5 persen dari total penjualan kendaraan nasional, yang tercatat mencapai 865.723 unit. Angka ini menunjukkan kenaikan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, dan prediksi untuk tahun 2025 semakin positif.

“Saya optimis, antusiasme terhadap produk EV (Electric Vehicle) di Indonesia akan mengalami peningkatan yang sangat pesat, mudah-mudahan tahun ini bisa dua kali lipat dibandingkan tahun lalu. Bisa 10 persen,” ujar Hartono Sohordi, memberikan gambaran optimisme yang sangat besar terhadap pasar mobil listrik.

BACA JUGA :  HARUSNYA ORANG INDONESIA PERILAKUNYA SESUAI DENGAN SILA-SILA YANG ADA DI PANCASILA

Faktor Pendorong Pertumbuhan Pasar EV

Beberapa faktor yang diprediksi dapat mendongkrak penjualan mobil listrik di Indonesia adalah semakin beragamnya pilihan mobil listrik yang tersedia di pasar, serta keberlanjutan insentif dari pemerintah yang mendukung adopsi kendaraan ramah lingkungan ini.

Salah satu merek yang berperan besar dalam hal ini adalah BYD, yang telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan pasar EV di Indonesia.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================