Dishub Kabupaten Bogor Siagakan Ratusan Personel untuk Amankan Arus Mudik Lebaran 2025

Dishub Kabupaten Bogor Siagakan Ratusan Personel untuk Amankan Arus Mudik Lebaran 2025

BOGORTODAY.COM – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor telah mempersiapkan berbagai langkah strategis untuk memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2025.

Dalam upaya tersebut, Dishub bersama instansi terkait akan menerjunkan 483 anggota yang terdiri dari berbagai pihak. Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pengendali dan Operasi Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Dadang pada Rabu (19/3/25).

Perlu diketahui, 483 anggota yang terdiri dari berbagai pihak, yakni 331 personel dari Dishub , 80 personel dari Polri, 32 personel dari TNI , 10 personel dari PMI, 10 personel dari Pramuka  , 10 personel dari Orari  dan 10 personel dari Organda.

BACA JUGA :  Safari Jurnalis PWI Kabupaten Bogor Sambangi Sukajaya, Perkuat Sinergi Pers dan Masyarakat

Kepala Bidang Pengendali dan Operasi Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Dadang mengungkapkan, untuk mendukung pengaturan lalu lintas, Dishub Kabupaten Bogor akan menempatkan 9 titik pospam yang tersebar di beberapa lokasi strategis yaitu, Gadog, Cisarua, Cigombong, Leuwiliang, Laladon, Cileungsi, Cibinong, Pancakarsa, Parung.

Katanya, sebagai bagian dari upaya pengaturan lalu lintas selama arus mudik dan arus balik Lebaran, Dishub akan melaksanakan proteksi lalu lintas pada dua periode utama yakni, Arus Mudik dilakukan  mulai tanggal 24 Maret hingga 2 April 2025. Sementara untuk Arus Balik dilakukan mulai tanggal 31 Maret hingga 8 April 2025.

BACA JUGA :  KaBogorFest 2026 Resmi Dibuka, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Meriahkan HJB ke-544

“Kami juga akan memberlakukan pembatasan operasional angkutan barang selama masa arus mudik dan arus balik. Pembatasan ini dimulai pada tanggal 24 Maret 2025 dari pukul 00.00 hingga 8 April 2025 pukul 24.00.

Pembatasan ini berlaku untuk  Mobil barang sumbu 3 dimensi, sumbu 3 kereta tempelan atau kereta gandengan dan mobil yang digunakan untuk pengangkutan hasil galian, tanah, pasir, batu, bahan tambang, serta bahan bangunan seperti besi, semen, dan kayu,” ungkapnya.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================