BOGORTODAY.COM – Telkomsel mengungkapkan kesiapannya untuk mengikuti lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz yang akan dibuka oleh pemerintah.
Hal ini disampaikan oleh Saki H. Bramono, VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, pada Kamis (27/3) di Jakarta.
“Kita kan lagi menunggu dari pemerintah yang akan dibuka 700 (MHz) dan 2,6 (GHz). Kalau memang nanti pemerintah membuka untuk proses seleksinya Insya Allah kita pasti akan join di 700 dan juga di 2,6,” ujar Saki.
Lelang frekuensi ini memang telah menjadi topik hangat di kalangan operator seluler, setelah sebelumnya Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid memastikan bahwa lelang frekuensi 700 MHz, 1,4 GHz, dan 2,6 GHz akan dilakukan pada semester kedua tahun 2025.
Menurut Menkomdigi Meutya Hafid, pelepasan frekuensi ini bertujuan untuk meningkatkan konektivitas di Indonesia serta memfasilitasi adopsi teknologi baru yang akan membuka lebih banyak kesempatan bagi berbagai pemain industri.
“Karena kami merasa dengan pelepasan frekuensi ini memudahkan kita untuk mengadopsi berbagai macam teknologi konektivitas baru, new emerging technology, dan juga membuka lebih banyak lagi pemain, sehingga kompetisi bisa lebih hidup,” ujar Meutya.
Proses lelang ini rencananya akan dilaksanakan setelah diterbitkannya Peraturan Menteri (Permen) Komunikasi dan Informatika yang mengatur seleksi dan ketentuan pelepasan spektrum tersebut.
Selain itu, Saki juga mengomentari mengenai pelepasan frekuensi 900 MHz yang sebelumnya digunakan oleh XL Axiata setelah merger dengan Smartfren.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















