BOGORTODAY.COM – Di tengah rimbunnya perbukitan Sukajaya, Kabupaten Bogor, hidup seorang pria luar biasa bernama Acim (65). Meski tak lagi dapat melihat dunia sejak 27 tahun lalu, semangat dan kasih sayangnya justru menjadi cahaya terang bagi keluarganya.
Dari Kampung Babakan Sipayung, Desa Sipayung, ia menunjukkan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk menjadi ayah yang luar biasa.
Acim hidup bersama istri dan tiga anak laki-lakinya yang mengalami gangguan jiwa: Saman (24), Hayat (23), dan Idis (21). Ketiganya mulai menunjukkan tanda-tanda gangguan mental sejak duduk di bangku sekolah dasar. Seiring waktu, kondisi mereka semakin memburuk, namun cinta seorang ayah tak pernah surut.
“Dari SD ketiga-tiganya terganggu mentalnya, tapi parah-parahnya sekarang saja,” tutur Acim dengan suara pelan namun penuh ketegaran.
Setiap hari, tanpa bisa melihat, Acim tetap setia mengurus anak-anaknya. Ia menyiapkan makanan, membereskan tempat tidur, dan menjaga agar ketiga buah hatinya tetap nyaman. Sementara istrinya, Hati (60), bekerja di luar rumah demi memenuhi kebutuhan keluarga.
“Sehari-hari saya yang merawat, ngasih makan dan sebagainya, sedangkan ibunya kan kerja mencari nafkah,” ungkapnya.
Kehilangan penglihatan sejak 27 tahun silam akibat kecelakaan saat bekerja tak membuatnya menyerah pada keadaan. Sebaliknya, ia memilih untuk terus berjuang, meski harus berjalan dalam gelap.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















