Pedagang Tolak Relokasi, Wali Kota Bogor: Revitalisasi Pasar Sudah Dirancang Sejak Lama

Pemkot Bogor Targetkan 10 Dapur MBG Tahun Ini
Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim saat diwawancarai Terkait MBG. Senin (21/4/2025). Rifki/bogortoday

BOGORTODAY.COM – Pedagang Pasar di Kota Bogor menggelar aksi menolak direlokasi sebagai dampak revitalisasi pasar, di Balai Kota Bogor, pada Senin (2/6/2025).

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sejak tahun 2014 merencanakan sebuah langkah pengelolaan pasar yang lebih komprehensif

Pertama dibangun Pasar Jambu Dua dari pembelian lahan tahun 2014 yang kemudian dibangun oleh Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) sekitar tahun 2023/2024. Selanjutnya, Pemkot Bogor bersama PPJ juga membangun Pasar Sukasari

BACA JUGA :  Jenal Mutaqin Ajak Warga Manfaatkan Program Sunat Gratis di Puskesmas se-Kota Bogor

Dedie Rachim menekankan, bahwa pembangunan kedua pasar tersebut bukanlah keputusan yang mendadak, melainkan sudah melalui perencanaan dan pertimbangan matang.

“Para pedagang akan direlokasi dari Pasar Bogor dan Plaza Bogor. Untuk pedagang basah yang menjual sayur-mayur, daging, dan sebagainya akan diakomodasi di dua pasar ini. Sementara untuk pedagang kering, terutama akan ditempatkan di Pasar Sukasari,” ujar Dedie.

BACA JUGA :  Sambut HJB ke-544, Perumda Pasar Pakuan Jaya Gelar 'Bazar Semarak' di Blok F Trade Center

Bahkan Dedie Rachim juga meminta pengelola Pasar Jambu Dua untuk mengakomodasi pedagang komoditas kering.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================