BOGORTODAY.COM – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyatakan komitmennya untuk menciptakan sistem pendidikan yang adil dan setara bagi seluruh siswa di Jawa Barat, baik yang bersekolah di negeri maupun swasta.
Hal ini disampaikan menyusul putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai pendidikan gratis yang diselenggarakan oleh sekolah-sekolah negeri maupun swasta.
Dedi menyoroti bahwa dalam implementasinya, sekolah swasta di kota dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kecil berpotensi menjadi korban ketidakadilan akibat tingginya biaya operasional dan minimnya subsidi dari pemerintah.
“Kalau SDN anak SD itu subsidinya sekian, maka di SD swasta pun harus sama. Jangan sampai ada subsidi pada satu sekolah sangat tinggi hanya karena statusnya favorit. Ini kan melahirkan ketidakadilan,” tegas Dedi, Selasa (6/5/2025).
Ia menekankan bahwa pendidikan dasar sudah menjadi tanggung jawab pemerintah. Kini, Pemprov Jabar juga ingin mengambil peran lebih besar dalam pendidikan menengah dengan memberikan kesempatan bagi siswa kurang mampu untuk bisa bersekolah secara gratis, termasuk di sekolah swasta.
“Orientasi kita ke depan adalah sekolah swasta juga bisa gratis untuk warga tidak mampu. Kalau sekolah negeri sudah gratis, maka sekolah swasta pun tidak boleh membebani,” ujar Dedi.
Pemprov Jabar akan menyiapkan mekanisme subsidi setara sebagai solusi agar tidak ada diskriminasi layanan pendidikan antara sekolah negeri dan swasta, serta mendorong kualitas pendidikan yang merata di seluruh daerah Jawa Barat.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















