BOGORTODAY.COM – Pusat Medis Soroka, rumah sakit terbesar di Israel selatan, menjadi sasaran serangan rudal yang diduga diluncurkan oleh Iran pada Kamis (19/6/2025).
Serangan tersebut menyebabkan kerusakan parah pada fasilitas rumah sakit dan melukai sedikitnya 71 orang, menurut pernyataan resmi dari Kementerian Kesehatan Israel.
Serangan itu terjadi beberapa hari setelah Israel melancarkan serangan udara ke Iran pada 13 Juni lalu, yang oleh pihak Israel disebut sebagai langkah pencegahan terhadap dugaan pengembangan senjata nuklir oleh Teheran — klaim yang telah dibantah keras oleh Iran.
Sebagai respons, Garda Revolusi Iran mengklaim telah menargetkan fasilitas militer dan intelijen di sekitar wilayah Beersheba.
Kerusakan Parah dan Evakuasi Massal
Serangan rudal menghantam area rumah sakit dan menyebabkan kerusakan signifikan, termasuk di beberapa bangsal dan area parkir.
Pecahan kaca dan tumpukan puing berserakan di lantai dan jalan setapak, menciptakan pemandangan mencekam di salah satu fasilitas medis paling vital yang melayani lebih dari 1 juta penduduk Israel selatan.
“Dari suara itu kami tahu bahwa ini bukan kejadian biasa. Itu benar-benar berbeda dari sebelumnya,” ujar Nissim Huri, seorang staf dapur rumah sakit yang saat itu berlindung di tempat penampungan.
Huri menggambarkan situasi pascaserangan sebagai “kehancuran total”, dengan ledakan yang begitu kuat hingga melontarkan staf rumah sakit ke belakang. Beberapa dari mereka bahkan mengalami serangan panik saat bergegas mencari tempat aman.
Respons Darurat: Pemindahan Pasien & Pembatasan Pelayanan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















