10 Hal yang Membatalkan Keislaman, Wajib Diketahui Setiap Muslim

10 Hal yang Membatalkan Keislaman, Wajib Diketahui Setiap Muslim

BOGORTODAY.COM- Islam adalah agama yang sempurna dan mencakup seluruh aspek kehidupan manusia. Petunjuknya yang jelas melalui Al-Qur’an dan sunah Nabi Muhammad SAW menjadi pedoman bagi umat Muslim dalam menjalani hidup.

Menjadi seorang Muslim adalah nikmat yang tiada tara, karena iman kepada Allah dan Rasul-Nya adalah sebaik-baik karunia.

Namun, penting diketahui bahwa keislaman seseorang bisa batal jika melakukan perbuatan yang bertentangan secara prinsipil dengan ajaran Islam.

Dalam buku Memurnikan Laa Ilaha Illallah karya Muhammad Saiq dan tim, disebutkan ada 10 hal yang bisa membatalkan keislaman. Apa saja?

  1. Syirik (Menyekutukan Allah)

Syirik adalah dosa terbesar dalam Islam. Seseorang dianggap melakukan syirik bila menyembah, berdoa, atau meyakini adanya kekuatan selain Allah SWT yang memiliki kuasa Ilahiah.

BACA JUGA :  Bogor Kota, Sudahkah Tertata?

QS An-Nisa ayat 116 menyebutkan:

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya, tetapi Dia mengampuni dosa selain syirik bagi siapa yang Dia kehendaki…”

  1. Menjadikan Perantara dalam Beribadah kepada Allah

Menggunakan perantara seperti benda, orang mati, atau makhluk lain untuk berdoa atau menyampaikan ibadah kepada Allah dianggap sebagai bentuk syirik. Hal ini bertentangan dengan prinsip tauhid.

  1. Tidak Menganggap Syirik sebagai Kekufuran

Seseorang yang menganggap bahwa syirik adalah hal biasa, atau tidak menganggap pelaku syirik sebagai musyrik, maka ia telah menyelisihi prinsip dasar aqidah Islam.

  1. Mendahulukan Hukum Thaghut daripada Hukum Allah

Memilih, membela, atau mengutamakan hukum buatan manusia (thaghut) yang bertentangan dengan hukum Allah dan Rasul-Nya merupakan bentuk pembatal keimanan.

  1. Membenci Sunnah Rasul
BACA JUGA :  7 Ciri Seseorang yang Memiliki Kesan Berkelas Tanpa Harus Mewah

Membenci ajaran Rasulullah SAW termasuk kekufuran meskipun orang tersebut masih mengaku Muslim.

QS Muhammad ayat 28:

“…karena sesungguhnya mereka mengikuti apa yang menimbulkan kemurkaan Allah dan membenci (apa yang menimbulkan) keridaan-Nya. Oleh karena itu, Dia menghapus (pahala) amal-amal mereka.”

  1. Mengejek Agama Islam

Mengejek syariat, ayat-ayat Al-Qur’an, Rasulullah, atau ajaran Islam dengan niat merendahkan adalah bentuk kekufuran.

QS At-Taubah ayat 65-66:

“Apakah terhadap Allah, ayat-ayat-Nya, dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok? Tidak perlu kamu membuat-buat alasan karena kamu telah kafir setelah beriman.”

  1. Mempelajari dan Mengamalkan Sihir

Sihir dilarang keras dalam Islam dan termasuk bentuk kekufuran. Allah menyebut pelaku sihir tidak akan mendapat bagian di akhirat.

QS Al-Baqarah ayat 102:

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================