DKP Kabupaten Bogor Pastikan Beras Oplosan Tak Berbahaya bagi Kesehatan

DKP Kabupaten Bogor Pastikan Beras Oplosan Tak Berbahaya bagi Kesehatan
Ilustrasi Beras Oplosan. Foto. Rifki/bogortoday

BOGORTODAY.COM – Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor, Teuku Mulya memastikan bahwa peredaran beras oplosan di pasaran tidak akan berdampak pada kesehatan masyarakat apabila dikonsumsi.

“Mau dioplos atau enggak, intinya itu tetap beras. Bukan berarti karena dioplos lalu jadi beracun, kan gitu,” ujar Teuku, Selasa (22/7/2025).

BACA JUGA :  Tidak Terprovokasi, Seluruh Kepala Desa di Kecamatan Cijeruk dan Cigombong Kompak Jaga Kondusifitas Kabupaten Bogor 

Menurutnya, perbedaan antara beras premium dan medium hanya terletak pada kadar air yang dikandung. Ia menyebut, persoalan beras oplosan mencuat lantaran adanya kriteria Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Salah satu kriteria beras premium misalnya kadar air di bawah 14 persen, sedangkan medium di atas 14 persen. Tapi karena ada kriteria dari pemerintah, ini akhirnya menjadi problem,” jelasnya.

BACA JUGA :  Bolehkah Minum Susu Mentah? Ini Risiko Kesehatan yang Perlu Diwaspadai

Teuku menyoroti dampak ekonomi jika semua merek yang terindikasi melakukan pengoplosan ditarik dari peredaran. Ia menyebut ada 212 merek yang masuk dalam temuan indikasi tersebut.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================