Bukan Pihak Lain, DPMD Kabupaten Bogor Gandeng IPB Gagas Digitalisasi Desa

Kadis DPMD Renaldi, dok Bogortoday
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bogor menegaskan akan menindaklanjuti secara serius program pelatihan aplikasi Desa Digital berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang diikuti oleh puluhan operator desa se-Kabupaten Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. (Dok:Ilham Ary - Bogortoday.com

BOGORTODAY.COM – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bogor menegaskan akan menindaklanjuti secara serius program pelatihan aplikasi Desa Digital berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang diikuti oleh puluhan operator desa se-Kabupaten Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Kepala DPMD Kabupaten Bogor, Renaldi Yushab Fiansyah, menjelaskan bahwa digitalisasi desa harus dilihat dari tujuan awal pemerintahan desa. Bukan hanya sekedar cuma digital.

“Pemerintahan desa dulu target digitalisasi desanya apa? Bukan sekadar Desa Digital. Satu sisi untuk penguatan data-data desa, dan kita harus lihat apakah itu memungkinkan. Sisi kedua adalah mekanisme pelayanan dan syaratnya,” kata Renaldi kepada wartawan saat mengikuti kirab di Desa Malasari Nanggung, Sabtu (9/8/2025).

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kota Bogor Jadi Khotib Idul Adha 1447 H, Ajak Jamaah Teladani Nabi Ibrahim AS

Terkait adanya pihak-pihak yang mengaku mendapat rekomendasi dari pihak-pihak tertentu untuk menawarkan program digitalisasi, Renaldi menegaskan tidak ada rekomendasi khusus semacam itu.

“Digitalisasi desa merupakan tindak lanjut dari program Sekolah Pemerintahan Desa. Setiap desa yang sudah mengikuti sekolah pemerintahan bisa melaksanakan kegiatan itu, sepanjang dimasukkan ke dalam APBDes. Itu yang penting,” ucapnya.

Renaldi juga memaparkan, hingga saat ini baru sekitar 290 desa di Kabupaten Bogor yang lulus program Sekolah Pemerintahan Desa di IPB University. Sementara masih ada sekitar 126 desa yang belum. Desa yang sudah lulus dapat mengusulkan kegiatan digitalisasi untuk tahun anggaran 2026.

BACA JUGA :  Polisi Selidiki Teror Pocong di Cibinong Bogor

“Jadi desa-desa juga hari ini apakah mereka sudah lulus pemerintahan desa dulu atau belum. Kan hari ini baru 290 desa, ada kurang lebih 126 desa yang belum. Buat yang sudah lulus mereka bisa mengusulkan kegiatan itu (digitalisasi) untuk tahun depan 2026,” paparnya.

Wartawan : Ilham Ariyansyah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================