6 Jenis Makanan di Supermarket yang Sebaiknya Tidak Dibeli, Kata Pakar

Supermarket
Ilustrasi Belanjan di Supermarket. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Supermarket memang menawarkan beragam pilihan makanan yang terlihat menarik dan menggugah selera.

Namun, menurut para ahli, tidak semua makanan di rak supermarket layak dibeli. Beberapa di antaranya justru bisa berisiko bagi kesehatan bila dikonsumsi.

Dilansir dari Real Simple, pakar makanan membagikan enam jenis makanan yang sebaiknya dihindari saat berbelanja di supermarket. Yuk, simak daftarnya!

  1. Makanan dengan Kemasan Rusak

Sekilas, semua makanan di supermarket tampak aman. Namun, menurut Lauren Twigge, ahli gizi (MCN, RDN, LD), konsumen harus jeli memeriksa kondisi kemasan.
“Jangan membeli makanan dengan kemasan yang rusak,” ujar Twigge.

Kerusakan seperti segel susu bocor, kaleng penyok parah, atau kantong keripik berlubang bisa menandakan penurunan kualitas produk.

BACA JUGA :  Kandang Ayam Broiler Dua Lantai di Caringin Bogor Ludes Terbakar

Produk diskon dengan kemasan rusak pun sebaiknya dihindari karena bisa saja sudah basi atau terkontaminasi.

  1. Makanan yang Warna dan Aromanya Mencurigakan

Perhatikan selalu tampilan dan bau makanan segar seperti daging, roti, atau buah.
“Kalau ada tanda-tanda jamur, warna daging berubah abu-abu, atau aroma aneh, itu sinyal pembusukan,” jelas Twigge.

Selain itu, periksa juga kondisi kemasan daging — pastikan tidak ada sobekan, gelembung, atau kebocoran.

Twigge juga mengingatkan pentingnya higienitas karyawan yang menangani produk daging segar dengan sarung tangan sekali pakai untuk mencegah kontaminasi silang.

  1. Buah yang Sudah Dipotong
BACA JUGA :  Wabup Jaro Ade Apresiasi Bogor Hujan Trail Dorong Sport Tourism dan Penguatan UMKM

Buah potong seperti nanas atau semangka yang sudah dikemas memang terlihat praktis. Namun, menurut pakar, produk ini berisiko tinggi menjadi sarang bakteri jika proses pemotongannya tidak higienis.

Pisau atau talenan yang kotor dapat memindahkan bakteri dari satu buah ke buah lainnya. Bila tidak disimpan dengan suhu tepat, risiko kontaminasi meningkat, terutama untuk buah berair seperti melon atau semangka.

  1. Produk Beku yang Disimpan Terlalu Penuh

Produk beku sering disusun berjejalan di dalam freezer supermarket. Padahal, cara penyimpanan seperti ini bisa mengganggu sirkulasi udara dingin dan menurunkan suhu penyimpanan.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================