5 Jenis Adonan untuk Menggoreng dan Efeknya pada Tekstur Makanan

BOGORTODAY.COM – Hasil gorengan yang renyah dan gurih tidak selalu mudah didapat. Tekstur yang terlalu lembek, terlalu berminyak, atau gosong sebelum matang adalah beberapa masalah yang sering muncul jika teknik dan adonan yang digunakan tidak tepat.

Padahal, kunci gorengan yang sempurna terletak pada pemilihan adonan, jenis tepung, serta cara melapisinya.

Ada dua jenis pelapis utama yang biasa digunakan dalam teknik menggoreng: adonan basah dan adonan kering/remahan.

BACA JUGA :  Soroti Proyek Puskesmas Pondok Rumput, Warga: Anggaran Rp600 Juta, Keselamatan Kerja Nol Besar

Adonan basah umumnya berbahan dasar tepung terigu, tepung kentang, atau tepung jagung yang dicampur dengan air atau cairan lain.

Sementara itu, lapisan remahan seperti tepung roti atau panko memberikan tekstur yang lebih kasar dan renyah.

Dilansir dari slurrp.com (21/10/2025), berikut lima jenis adonan untuk menggoreng lengkap dengan kelebihan dan kekurangannya.

  1. Tepung Kering (Flour Dredge)
BACA JUGA :  Wasit Piala Dunia 2026 Asal Somalia Gagal Masuk Amerika Serikat, FIFA Tak Bisa Campur Tangan

Teknik flour dredge adalah metode melapisi makanan dengan tepung dan bumbu kering tanpa tambahan cairan.

Bahan makanan seperti ayam, tahu, tempe, atau ikan cukup dilumuri marinasi, lalu diselimuti tepung berbumbu sebelum langsung digoreng.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================