Pemkot Bogor Intensifkan Sosialisasi Anti-Bullying, Sasar Siswa Sejak Usia Dini

Sosialisasi anti-perundungan (anti-bullying) di SD Rimba Putra, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Foto: Aditya/Bogortoday

BOGORTODAY.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pendidikan terus berkomitmen menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak. Salah satunya dengan menggelar sosialisasi anti-perundungan (anti-bullying) di SD Rimba Putra, Kecamatan Bogor Barat, Selasa (13/1/2026).

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menegaskan bahwa edukasi mengenai dampak buruk perundungan harus diberikan sejak dini. Hal ini penting agar siswa memahami bahwa tindakan mengejek, menghina, maupun merendahkan teman adalah perilaku yang tidak terpuji.

BACA JUGA :  Serbu Lapangan Sempur, Warga Berburu Pangan Murah Pemkot Bogor

“Sosialisasi ini dilakukan secara masif di sekolah-sekolah agar anak-anak sejak usia dini paham bahwa kata-kata ejekan atau hinaan itu tidak baik,” ujar Jenal.

Dalam interaksinya dengan para siswa, Jenal menekankan pentingnya empati. “Tadi saya tanya, apakah mereka mau dihina atau diejek? Semua menjawab tidak. Artinya, jika kita tidak ingin diperlakukan buruk, kita juga harus menjaga diri agar tidak melakukan hal serupa kepada orang lain,” jelasnya.

BACA JUGA :  Nyeri Haid: Kenali yang Normal dan Waspadai yang Berbahaya

Jenal juga menyoroti peran strategis guru dalam menanamkan nilai-nilai karakter secara berkelanjutan agar siswa tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan tegas menolak perundungan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Hery Karnadi, mengapresiasi inisiatif SD Rimba Putra yang melibatkan berbagai pihak, termasuk DP3A, dalam kegiatan ini. Meski kasus perundungan di Kota Bogor cenderung menurun, ia meminta seluruh pihak tetap waspada.

Wartawan : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================