BOGORTODAY.COM – Berhadapan dengan rasa haus dan lapar saat berpuasa sudah pasti. Namun, jika puasa disertai sakit kepala, produktivitas tentu bisa terganggu.
Menjelang sore di bulan Ramadan, sebagian orang mengeluhkan sakit kepala ringan yang kerap diikuti kelopak mata terasa berat, mudah marah, hingga kelelahan. Apakah kamu juga mengalaminya?
Sekilas, sakit kepala saat puasa dianggap sebagai hal yang wajar. Padahal, kondisi ini sebenarnya bisa dicegah dengan perencanaan yang tepat, mulai dari strategi hidrasi, pemilihan menu sahur, hingga pola istirahat.
Berikut beberapa cara mencegah sakit kepala selama berpuasa:
- Atur Asupan Cairan dengan Pola Bertahap
Hidrasi adalah kunci utama yang sering kali terabaikan selama Ramadan. Penting untuk diingat, hidrasi bukan berarti minum dalam jumlah besar sekaligus, melainkan mencukupi kebutuhan cairan secara bertahap antara waktu berbuka hingga sahur.
Orang dewasa disarankan mengonsumsi sekitar 2–2,5 liter cairan setiap hari. Berikut pembagian yang bisa diterapkan:
- 2–3 gelas saat berbuka puasa
- 1–2 gelas di malam hari
- 2 gelas saat sahur
Hindari minuman dengan pemanis buatan atau kadar gula tinggi karena dapat memicu lonjakan gula darah dan mempercepat rasa haus.
- Sisipkan Makanan Tinggi Kandungan Air
Selain air putih, kebutuhan cairan juga bisa dipenuhi dari makanan dengan kandungan air tinggi. Buah dan sayur tertentu membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh sekaligus mencegah kram dan kelelahan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















