Mudik Ceria Tanpa Drama: Strategi Ampuh Atasi Mabuk Perjalanan pada Anak

Mudik
Mudik Ceria Tanpa Drama: Strategi Ampuh Atasi Mabuk Perjalanan pada Anak. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Perjalanan mudik yang menempuh jarak ratusan kilometer sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua, terutama jika si kecil rentan mengalami mabuk perjalanan.

Kondisi ini memang bisa menyerang siapa saja, namun anak-anak di rentang usia 2 hingga 12 tahun diketahui memiliki sensitivitas yang lebih tinggi.

Mengapa Mabuk Perjalanan Terjadi?

Secara medis, mabuk perjalanan atau motion sickness terjadi akibat adanya konflik sensorik di dalam otak. Saat berada di kendaraan, mata mungkin melihat kondisi yang tampak diam (seperti bagian dalam mobil), namun telinga bagian dalam mendeteksi adanya pergerakan. Ketidaksinkronan sinyal inilah yang memicu rasa pusing, mual, hingga muntah.

BACA JUGA :  Bupati Bogor Ajak Penggiat Lingkungan Perkuat Kolaborasi Wujudkan Kabupaten Hijau Berkelanjutan

Agar momen pulang kampung tetap nyaman dan berkesan, berikut adalah beberapa langkah praktis yang bisa Anda lakukan:

  1. Atur Posisi Duduk yang Strategis

Pemilihan kursi sangat menentukan kenyamanan. Di dalam mobil, posisikan anak di baris depan atau tengah di mana guncangan tidak terlalu terasa.

Jika mudik menggunakan pesawat, pilihlah kursi di area tengah atau sejajar dengan sayap untuk mendapatkan stabilitas maksimal.

  1. Fokuskan Pandangan ke Cakrawala
BACA JUGA :  Gugatan Nikita Mirzani Ditolak, Kuasa Hukum Reza Gladys Sebut Putusan Perkuat Argumentasi Mereka

Ajaklah si kecil untuk menatap pemandangan jauh ke arah depan, bukan ke samping. Hindari membiarkan anak terpaku melihat kendaraan lain yang melaju cepat di sisi jendela, karena gerakan cepat yang ditangkap mata secara terus-menerus dapat mempercepat rasa mual.

  1. Batasi Penggunaan Gadget dan Buku

Membaca buku atau bermain game di ponsel saat kendaraan bergerak memaksa mata bekerja keras fokus pada satu titik di tengah guncangan.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================