Pengertian Wudhu, Dalil dalam Al-Qur’an, serta Niat dan Doa Setelah Wudhu

Wudhu
Pengertian Wudhu, Dalil dalam Al-Qur’an, serta Niat dan Doa Setelah Wudhu. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Wudhu merupakan salah satu syarat penting yang harus dipenuhi oleh umat Islam sebelum melaksanakan salat.

Ibadah ini dilakukan sebagai bentuk penyucian diri dari hadas kecil agar salat yang dikerjakan menjadi sah dan diterima.

Secara bahasa, kata wudhu berasal dari istilah Arab al-wadha’ah yang memiliki makna kebaikan dan kebersihan.

Dalam buku Seri Fiqih Kehidupan karya Ahmad Sarwat dijelaskan bahwa kata tersebut berkaitan dengan makna al-hasan yang berarti kebaikan serta an-nadzafah yang berarti kebersihan.

Dengan demikian, wudhu tidak hanya berkaitan dengan membersihkan anggota tubuh, tetapi juga mencerminkan kesucian diri sebelum beribadah.

Wudhu dalam Ajaran Islam

Kewajiban berwudhu telah dikenal sejak awal perkembangan Islam. Syariat ini sudah diajarkan sejak masa awal turunnya Islam di Makkah, bahkan sebelum peristiwa Isra Mi’raj yang menjadi momen diwajibkannya salat lima waktu.

BACA JUGA :  Emotional Security dalam Hubungan: Kunci Agar Cinta Tetap Harmonis dan Bertahan Lama

Dalam sejumlah riwayat disebutkan bahwa Malaikat Jibril mengajarkan Nabi Muhammad tentang tata cara ibadah salat. Namun sebelum menunjukkan gerakan salat, Jibril terlebih dahulu mengajarkan bagaimana cara berwudhu yang benar.

Dalil Kewajiban Wudhu

Kewajiban wudhu memiliki dasar yang kuat dalam ajaran Islam, baik dari Al-Qur’an, hadis Nabi, maupun kesepakatan para ulama. Salah satu dalil yang menjelaskan perintah wudhu terdapat dalam Surah Al-Ma’idah ayat 6.

Allah SWT berfirman:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

BACA JUGA :  Ruben Onsu Ungkap Alasan Hentikan Nafkah untuk Sarwendah Selama 6 Bulan

Arab Latin:
Yā ayyuhal-lażīna āmanū iżā qumtum ilaṣ-ṣalāti fagsilū wujūhakum wa aidiyakum ilal-marāfiqi wamsaḥū biru’ūsikum wa arjulakum ilal-ka’bain(i), wa in kuntum junuban faṭṭahharū, wa in kuntum marḍā au ‘alā safarin au jā’a aḥadum minkum minal-gā’iṭi au lāmastumun-nisā’a falam tajidū mā’an fa tayammamū ṣa’īdan ṭayyiban famsaḥū biwujūhikum wa aidīkum minh(u), mā yurīdullāhu liyaj’ala ‘alaikum min ḥarajiw wa lākiy yurīdu liyuṭahhirakum wa liyutimma na’matahū ‘alaikum la’allakum tasykurūn.

Artinya:
“Wahai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai siku, serta usaplah kepalamu dan basuh kedua kakimu sampai kedua mata kaki. Jika kamu dalam keadaan junub maka mandilah. Jika kamu sakit, dalam perjalanan, atau tidak mendapatkan air, maka bertayamumlah dengan debu yang suci…”

Hadis tentang Pentingnya Wudhu

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================