Astronaut Artemis 2 Mengamati Bulan Menggunakan Mata Tanpa Alat Canggih

Astronaut
Astronaut Artemis 2 Mengamati Bulan Menggunakan Mata Tanpa Alat Canggih. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Dalam era teknologi luar angkasa yang semakin maju, misi Artemis 2 mengejutkan banyak pihak dengan pendekatan sederhana untuk mempelajari Bulan: para astronaut mengandalkan penglihatan mata mereka sendiri, bukan kamera canggih.

Kelsey Young, ilmuwan utama misi Artemis 2, menekankan keunggulan mata manusia dibandingkan alat modern. “Mata manusia pada dasarnya adalah kamera terbaik yang pernah ada,” ujar Young. Menurutnya, meski kamera modern unggul dalam beberapa aspek, mata manusia memiliki kemampuan luar biasa dalam mendeteksi warna, konteks, dan perubahan pencahayaan.

BACA JUGA :  Prabowo Ganti Pimpinan Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Deyang Ditunjuk Jadi Kepala Baru

Pengamatan langsung memungkinkan astronaut melihat bagaimana cahaya mengubah detail permukaan Bulan. Misalnya, cahaya miring dapat menonjolkan tekstur sementara sedikit mengubah persepsi warna—informasi yang sulit diperoleh dari foto atau video.

Astronaut dapat mendeteksi perubahan warna halus sekaligus memahami kontur lanskap secara instan, memberikan data ilmiah yang sangat berharga.

BACA JUGA :  Prabowo Bertemu Menlu Turki di Hambalang, Bahas Timur Tengah hingga Pemulangan Relawan Indonesia

Victor Glover, pilot pesawat ruang angkasa Orion, menyebut mata manusia sebagai “instrumen ajaib” dalam mempelajari Bulan. Untuk memaksimalkan kemampuan ini, keempat anggota kru Artemis 2 menjalani pelatihan intensif lebih dari dua tahun.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================