Inovasi Anak Bangsa: Sampah Plastik Disulap Jadi Paving Block Ramah Lingkungan

Sampah Plastik
Inovasi Anak Bangsa: Sampah Plastik Disulap Jadi Paving Block Ramah Lingkungan. (Foto: ITB)

BOGORTODAY.COM – Permasalahan sampah plastik yang kian menumpuk di wilayah pesisir kini mendapatkan solusi inovatif dari kalangan akademisi.

Tim peneliti dari Institut Teknologi Bandung (ITB) berhasil mengembangkan teknologi yang mampu mengubah limbah plastik menjadi paving block yang ramah lingkungan dan bernilai guna tinggi.

Inovasi ini lahir dari keprihatinan terhadap kondisi pantai yang dipenuhi sampah plastik, khususnya di kawasan Pulau Balai, Kepulauan Banyak, Kabupaten Aceh Singkil. Sampah-sampah yang terbawa arus laut terus menumpuk dan menjadi ancaman serius bagi lingkungan setempat.

BACA JUGA :  APDESI Kabupaten Bogor Kerahkan Kades Genjot Penerimaan Pajak Daerah

Ketua tim riset dari ITB, Dr. Megawati Zunita, menjelaskan bahwa ide tersebut tidak hanya bertujuan untuk mengurangi limbah, tetapi juga menjawab kebutuhan infrastruktur di daerah pesisir, seperti pembangunan trotoar dan jalan setapak. Dengan memanfaatkan teknologi sederhana namun efektif, plastik yang semula menjadi masalah justru diubah menjadi solusi.

Upaya ini tidak dilakukan secara mandiri. Beberapa perguruan tinggi turut berkolaborasi, di antaranya Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Universitas Insan Budi Utomo (UIBU), dan Universitas Malikussaleh (Unimal). Kolaborasi lintas kampus ini memperkuat pengembangan teknologi sekaligus memperluas dampaknya di masyarakat.

BACA JUGA :  Beasiswa Garuda Gelombang II 2026 Masih Dibuka, Kuliah S1 Dalam dan Luar Negeri Dibiayai Penuh

Berdasarkan data dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Singkil, jumlah sampah plastik di wilayah Kepulauan Banyak mencapai ratusan ton setiap tahun, menjadikannya salah satu jenis limbah terbesar di sana. Kondisi ini mendorong tim peneliti untuk mencari cara pemanfaatan yang efektif dan berkelanjutan.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================