BOGORTODAY.COM – Menjaga kebersihan rumah bukan hanya soal menyapu atau mengepel lantai, tetapi juga merawat area yang sering digunakan setiap hari, seperti tempat tidur.
Seprai kasur yang terlihat bersih belum tentu bebas dari kotoran. Karena itu, mengganti dan mencucinya secara rutin menjadi hal penting, bukan hanya untuk kenyamanan, tetapi juga kesehatan.
Banyak orang merasa tidur lebih nyenyak setelah seprai diganti. Namun di balik itu, ada alasan yang lebih serius: seprai yang jarang dicuci dapat menjadi tempat berkumpulnya berbagai kotoran tak terlihat.
Dampak Jarang Mencuci Seprai
Menurut laporan dari Good Housekeeping, seprai yang digunakan setiap malam akan menumpuk berbagai partikel seperti sel kulit mati, keringat, minyak tubuh, hingga bakteri. Meski hanya dipakai untuk tidur, kasur dan seprai tetap bisa menjadi sarang kuman jika tidak dirawat dengan baik.
Seiring waktu, kondisi ini dapat memicu berbagai masalah, mulai dari iritasi kulit hingga munculnya jerawat, terutama pada orang yang memiliki kulit sensitif. Selain itu, pertumbuhan mikroorganisme juga bisa menyebabkan bau tidak sedap pada seprai.
Tak hanya itu, seprai yang jarang dicuci juga berpotensi menjadi tempat berkembangnya tungau debu. Organisme kecil ini dapat memicu alergi hingga memperparah gejala asma, khususnya bagi mereka yang memiliki sensitivitas tinggi.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















