Pasokan Emas Antam di Tambang Pongkor dan Freeport Dioptimalkan Sepanjang Tahun 2026

Harga emas
ilustrasi.

BOGORTODAY.COM – Perseroan PT Aneka Tambang (ANTAM) Tbk akan memaksimalkan produksi dari tambang emas mereka, yang terletak di Pongkor Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat serta kiriman emas dari saudara BUMN-nya, PT Freeport Indonesia.

“Untuk tahun 2026, Antam menargetkan produksi emas dari Tambang Pongkor relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Wisnu dikutip dari KONTAN.co.id, Selasa (23/12/2025).

Masih dikutip dari kontan. Wisnu menyebut produksi Pongkor saat ini difokuskan pada optimalisasi cadangan yang tersisa, peningkatan efisiensi operasional, serta penerapan good mining practice guna memastikan keberlanjutan tambang.

BACA JUGA :  10 Strategi Memasak Hemat agar Pengeluaran Makan Tetap Terkendali di Tengah Kenaikan Harga

Saat ini cadangan emas Pongkor semakin terbatas dan mendekati pasca tambang. Adapun, saat ini tambang Pongkor memiliki total cadangan emas sekitar 5 ton atau setara 800.000 ton bijih emas dan sumber daya sekitar 2,6 juta ton bijih emas. Dengan target produksi emas sepanjang tahun 2025 sebanyak 1 juta ton.

Sedangkan mengenai pasokan tambahan dari Freeport, Wisnu menyebut kerjasama ini akan tetap berjalan karena merupakan bagian dari upaya penguatan rantai pasok emas nasional.

“Namun demikian, realisasi volume pasokan saat ini masih berlangsung secara bertahap, mengikuti kondisi operasional Freeport,” kata dia.

BACA JUGA :  Mitsubishi Siapkan Generasi Baru Xpander, Masuk Daftar 13 Model yang Akan Diluncurkan Hingga 2030

Sebelumnya, Freeport telah menandatangani kerjasama dengan Antam untuk memasok emas sebanyak 30 ton per tahun dengan kontrak per 5 tahun terhitung November 2024. Namun, realisasi terhambat karena adanya insiden longsor di tambang terbesar Freeport, GBC (Grasberg Block Cave) pada awal September lalu.

“ANTAM terus berkoordinasi secara intensif dengan Freeport agar implementasi kerja sama dapat berjalan optimal ketika kondisi operasional telah kembali normal. Adapun besaran volume pembelian akan disesuaikan dengan kesiapan produksi dan pengiriman dari Freeport,” tandasnya.

Editor : Ilham Ariyansyah

Sumber : Kontan co.id

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================