Terbaik! Kota Bogor Raih Level 4 Penghargaan Kota Pangan Aman 2025

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim saat meninjau stok bahan pangan di Pasar Jambu Dua beberapa waktu lalu. Foto: Diskominfo

BOGORTODAY.COM – Penghargaan sebagai Kabupaten/Kota Pangan Aman Tahun 2025 dengan predikat Level 4 (Baik) berhasil diraih oleh Kota Bogor.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Badan POM melalui pemberian piagam penghargaan dalam kegiatan Kick Off Meeting Pelaksanaan Program Kabupaten/Kota Pangan Aman Tahun 2026 secara virtual.

Capaian membanggakan ini merupakan upaya perlindungan kesehatan masyarakat yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui penguatan sistem keamanan pangan di daerah.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bogor, Erna Nuraena, mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Daerah Kota Bogor beserta seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan sistem pangan yang aman, bermutu, dan layak konsumsi bagi masyarakat.

BACA JUGA :  7 Ciri Orang Berjiwa Tua, Lebih Menyukai Makna Hidup daripada Tren Sesaat

Capaian ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan keamanan pangan di Kota Bogor telah berjalan secara terarah, terukur, dan berkelanjutan.

Penilaian Kabupaten/Kota Pangan Aman sendiri merupakan bagian penting dari upaya mendukung derajat kesehatan masyarakat, peningkatan kualitas pangan, dan penguatan ketahanan daerah.

“Kegiatan ini juga menjadi instrumen monitoring berkelanjutan untuk menilai sejauh mana pemerintah daerah mampu menyelenggarakan pembinaan dan pengawasan keamanan pangan sesuai kewenangannya,” ucap Erna Selasa (28/4/2026) saat dihubungi.

Dalam penilaiannya, terdapat sejumlah indikator utama yang menjadi dasar evaluasi dan harus dipenuhi. Hal itu juga yang telah dilakukan Kota Bogor melalui penguatan kebijakan terkait pengawasan keamanan pangan.

BACA JUGA :  Jenal Mutaqin Ajak Warga Manfaatkan Program Sunat Gratis di Puskesmas se-Kota Bogor

Selain penguatan regulasi, Pemkot Bogor juga telah membentuk Tim Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Obat dan Makanan (TKPPOM) melalui surat keputusan kepala daerah.

“Keberadaan tim ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam membangun sinergi lintas sektor untuk mengawal pembinaan dan pengawasan obat dan makanan, termasuk pangan, secara terpadu. Tim ini berperan dalam memperkuat koordinasi antarperangkat daerah, pelaksanaan rapat koordinasi, pemantauan kegiatan, serta dukungan terhadap pelaksanaan program kerja pengawasan keamanan pangan di daerah,” ujarnya.

Editor : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================