BOGORTODAY.COM – Bersin di pagi hari sering dianggap hal biasa. Padahal, kondisi ini bisa menjadi tanda bahwa tubuh sedang merespons sesuatu di sekitar, terutama dari lingkungan tempat tidur. Jika terjadi berulang setiap pagi, ada baiknya mengenali apa saja pemicunya.
Secara alami, bersin adalah mekanisme tubuh untuk membersihkan saluran hidung dari partikel asing. Namun, ketika muncul terus-menerus setelah bangun tidur, biasanya ada faktor tertentu yang memicu reaksi tersebut.
Berbagai Penyebab Bersin di Pagi Hari
- Alergi debu dan tungau
Salah satu penyebab paling umum adalah paparan tungau dan debu yang menumpuk di kasur, bantal, atau selimut.
Selama tidur, hidung terpapar partikel ini dalam waktu lama. Saat bangun, tubuh langsung bereaksi dengan bersin, terutama pada orang yang sensitif terhadap debu.
- Paparan serbuk sari
Pada pagi hari, jumlah serbuk sari di udara cenderung meningkat. Partikel ini bisa masuk ke dalam rumah melalui jendela atau ventilasi.
Bagi penderita alergi, kondisi ini dapat memicu bersin, hidung gatal, hingga mata berair sejak bangun tidur.
- Rhinitis non-alergi
Tidak semua bersin disebabkan alergi. Rhinitis non-alergi bisa terjadi akibat perubahan suhu, udara dingin, makanan tertentu, atau efek obat. Perubahan kondisi tubuh dari tidur ke aktif di pagi hari juga dapat memicu iritasi pada hidung.
- Infeksi saluran pernapasan
Bersin juga bisa menjadi gejala awal infeksi seperti Influenza. Selain itu, kondisi seperti sinusitis menyebabkan penumpukan lendir yang dapat mengiritasi saluran hidung, terutama saat bangun tidur.
- Lingkungan kamar yang kurang bersih
Kamar tidur yang jarang dibersihkan bisa menjadi sumber berbagai alergen seperti debu, jamur, dan kotoran. Seprai yang jarang diganti atau kasur yang tidak dibersihkan secara rutin dapat memperparah kondisi ini.
- Udara dingin atau kering
Udara pagi yang cenderung lebih dingin atau kering dapat membuat lapisan dalam hidung menjadi sensitif. Sebagai respons, tubuh memicu bersin untuk menjaga kelembapan dan membersihkan iritasi.
- Gaya hidup
Kebiasaan sehari-hari juga berpengaruh. Stres dapat menurunkan daya tahan tubuh, sehingga reaksi terhadap alergen menjadi lebih kuat. Selain itu, paparan asap rokok—baik sebagai perokok aktif maupun pasif—dapat memperparah iritasi pada saluran hidung.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















