BOGORTODAY.COM – Nama Jeff Bezos kembali menjadi pusat perhatian dunia setelah keterlibatannya dalam ajang mode bergengsi Met Gala menuai gelombang kritik luas.
Miliarder dengan kekayaan fantastis yang diperkirakan mencapai ribuan triliun rupiah itu didapuk sebagai sponsor utama sekaligus co-chair kehormatan acara tersebut bersama pasangannya, Lauren Sánchez.
Bezos dilaporkan menyumbangkan dana sponsor dalam jumlah besar untuk mendukung penyelenggaraan acara yang digelar di Metropolitan Museum of Art tersebut. Namun, alih-alih mendapat apresiasi, kehadirannya justru memicu perdebatan publik di berbagai negara.
Kritik Soal Ketimpangan dan Amazon Kembali Disorot
Keterlibatan pendiri Amazon itu kembali membuka diskusi lama mengenai berbagai isu yang melekat pada perusahaannya, termasuk kondisi kerja di gudang, kesenjangan ekonomi, serta dugaan praktik bisnis yang dinilai kontroversial.
Sejumlah aktivis menilai keterlibatan Bezos dalam acara mewah tersebut kontras dengan isu kesejahteraan pekerja yang selama ini kerap disorot di perusahaannya.
Aksi Protes di Sekitar Lokasi Acara
Menjelang malam puncak Met Gala di New York, aksi protes mulai terlihat di sekitar lokasi acara. Spanduk bertuliskan seruan boikot terhadap Bezos terpampang di beberapa titik sebagai bentuk penolakan terhadap perannya sebagai sponsor.
Kelompok aktivis yang dikenal vokal bahkan melakukan aksi simbolik dengan menaruh botol-botol tiruan di area sekitar museum. Aksi ini disebut sebagai sindiran terhadap isu lama yang pernah mencuat terkait kondisi kerja di fasilitas distribusi perusahaan tersebut.
Salah satu slogan yang ramai beredar dalam aksi tersebut menyoroti ketimpangan sosial dan menyinggung eksploitasi pekerja dalam sistem industri besar.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















