BOGORTODAY.COM – Seorang guru BK (bimbingan dan konseling) di SMA negeri di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dinonaktifkan dari tugasnya setelah diduga melakukan pelecehan terhadap seorang siswi yang tengah berkonsultasi kepadanya. Pihak sekolah menyatakan tindakan tegas itu diambil sehari setelah kejadian dilaporkan, Kamis (7/5/2026).
Kasus ini mencuat setelah tangkapan layar percakapan melalui instagram @usuttuntas_pelaku_ks. Dalam tangkapan layar tersebut, guru BK yang seharusnya memberikan layanan konseling itu diduga justru bertindak tidak semestinya kepada korban saat korban sedang menceritakan masalah pribadinya. Keaslian tangkapan layar tersebut belum dapat diverifikasi hingga berita ini diturunkan.
Humas sekolah, Saiful, membenarkan bahwa pihak sekolah langsung merespons laporan yang diterima dari wali kelas.
“Jadi besoknya kita sudah dapat informasi dari wali kelas, langsung kami panggil yang bersangkutan, tindak tegas. Ada yang dipanggil, disidangkan, lalu dikasih tidak boleh aktif mengajar di sekolah,” ujar Saiful, Selasa (12/5/2026).
Guru yang diduga sebagai pelaku selanjutnya diserahkan kepada Koordinator Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Jawa Barat untuk penanganan lebih lanjut. Sebuah pertemuan antara kedua pihak telah digelar dengan dihadiri perwakilan KCD serta Bintara Pembina Desa (Babinsa) setempat.
“Kita sudah pertemukan, sudah ada pertemuan. Dihadiri oleh KCD, ada Babinsa juga,” ujar Saiful.
Dari pertemuan itu, kedua belah pihak disebut telah menempuh penyelesaian secara kekeluargaan. Meski demikian, penyelesaian di luar jalur hukum tidak serta-merta menghapus aspek pidana dalam dugaan kasus pelecehan. Hingga berita ini diturunkan, bogor today belum memperoleh konfirmasi dari KCD Pendidikan Jawa Barat maupun kepolisian setempat mengenai status hukum perkara ini.
Pihak sekolah menyatakan telah memberikan pendampingan kepada korban. Korban disebut telah kembali mengikuti kegiatan belajar secara normal.
“Anak tersebut sudah belajar kembali di sekolah. Aktif belajar dari hari Jumat juga masuk,” kata Saiful.
bogortoday berupaya menghubungi KCD Pendidikan Jawa Barat dan Polres Bogor untuk konfirmasi, namun belum mendapat respons hingga berita ini diterbitkan.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















