BOGORTODAY.COM – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali melontarkan pernyataan keras terhadap Iran di tengah belum menemukannya titik terang dalam upaya perdamaian yang dimediasi Amerika Serikat.
Dalam pidato terbarunya, Netanyahu menegaskan bahwa Israel tidak akan membiarkan Teheran mengembangkan kemampuan yang dianggap dapat mengancam keamanan negaranya.
Pernyataan tersebut disampaikan saat upacara pelantikan Mayor Jenderal Roman Gofman sebagai pimpinan baru badan intelijen Israel, Mossad. Gofman menggantikan David Barnea yang memasuki masa pensiun setelah memimpin lembaga tersebut selama beberapa tahun terakhir.
Israel Tegaskan Sikap terhadap Program Nuklir Iran
Dalam pidatonya, Netanyahu menegaskan bahwa pemerintah Israel akan terus berupaya mencegah Iran memperoleh senjata nuklir maupun meningkatkan kemampuan militernya yang dinilai berbahaya bagi kawasan.
Menurutnya, Israel tidak akan tinggal diam terhadap berbagai ancaman yang dianggap berasal dari Teheran, termasuk pengembangan rudal balistik dan program nuklir yang selama ini menjadi perhatian komunitas internasional.
Netanyahu juga menyebut bahwa pemerintahannya berkomitmen menjaga keamanan nasional dan memastikan ancaman terhadap Israel tidak berkembang lebih jauh.
Sebut Pemerintahan Iran Mengalami Tekanan
Selain menyoroti isu keamanan, Netanyahu menilai kondisi internal pemerintahan Iran saat ini tengah menghadapi berbagai tekanan. Ia bahkan menyatakan keyakinannya bahwa sistem yang berkuasa di Teheran suatu saat akan mengalami perubahan besar.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara perpisahan untuk David Barnea beberapa hari sebelumnya. Dalam kesempatan itu, Netanyahu menyebut fondasi pemerintahan Iran tidak lagi sekuat sebelumnya dan menghadapi tantangan yang semakin berat.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















