PNM Peduli Hijaukan Sukasari Kota Bogor Lewat Aksi Tanam Pohon Masif

PT PNM menyalurkan dan menanam 544 bibit pohon di kawasan Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor. Foto: Ist

BOGORTODAY.COM – Menanam satu pohon mungkin terlihat sederhana, namun impak positifnya mampu mengakar hingga bertahun-tahun. Mulai dari memperkuat struktur tanah, memperbaiki kualitas udara, hingga menjadi peneduh alami, pohon memegang peran krusial dalam menjaga stabilitas ekosistem.

Berangkat dari filosofi tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) memperluas peta kepeduliannya ke aspek lingkungan melalui gerakan penanaman total 29.000 pohon di 58 cabang di seluruh Indonesia.

Di tengah eskalasi tantangan perubahan iklim global, gerakan penghijauan ini menjadi bagian dari upaya kolektif untuk merawat ruang hidup masyarakat. Langkah ini sekaligus menjadi bukti nyata dukungan korporasi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya Poin 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim dan Poin 15 mengenai Pelestarian Ekosistem Daratan.

BACA JUGA :  Dukung Pemerataan Layanan Kesehatan di HJB ke-544, Jajaran RSUD R. Moh. Noh Nur Hadiri Upacara di Malasari

Semangat keberlanjutan ini dibawa oleh PT PNM melalui program payung “PNM Peduli”. Lembaga keuangan pelat merah yang selama ini dikenal luas lewat pembiayaan dan pendampingan usaha mikro bagi masyarakat prasejahtera tersebut, kini mewajibkan setiap kantor cabangnya untuk menanam minimal 500 bibit pohon secara serentak. Ikhtiar ini dirancang untuk menghadirkan lingkungan yang lebih sehat di wilayah tempat nasabah mereka bekerja, berusaha, dan membangun masa depan keluarga.

Gerakan penanaman pohon ini merupakan kelanjutan linear dari kampanye keberlanjutan internal bertajuk RE3 FOR-E. Dalam aksi sebelumnya, Insan PNM sukses mengumpulkan 20 ton pakaian layak pakai untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, bersanding dengan pembagian buku bacaan guna mendongkrak akses literasi di pelosok daerah.

BACA JUGA :  Satu Rumah Ludes Terbakar di Ciampea, Tidak Ada Korban Jiwa

Tak berhenti di situ, nilai sosial yang sama diakselerasi melalui program PNM Mengajar yang menjangkau 58 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dari Sabang hingga Merauke. Melalui program ini, PNM menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat tidak boleh hanya dimaknai sebatas akses permodalan finansial semata, melainkan harus diimbangi dengan transfer pengetahuan, kepedulian, serta kesadaran ekologis sejak dini.

Editor : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================