Etika Sandaran Tangan di Pesawat: Siapa yang Lebih Berhak, Penumpang Tengah atau Samping?

Sandaran
Ilustrasi Kursi Pesawat. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Bagi sebagian orang, perjalanan dengan pesawat bukan hanya soal sampai ke tujuan, tetapi juga tentang kenyamanan selama berada di dalam kabin. Salah satu situasi yang kerap terjadi, terutama pada penerbangan jarak jauh, adalah perebutan sandaran tangan antara penumpang yang duduk berdampingan.

Meski terlihat sepele, keberadaan sandaran tangan atau armrest menjadi cukup penting ketika penumpang harus duduk berjam-jam di ruang yang terbatas. Kondisi ini sering kali menimbulkan pertanyaan: sebenarnya siapa yang paling berhak menggunakan sandaran tangan di antara tiga kursi dalam satu baris?

Tidak Ada Aturan Resmi dari Maskapai

Hingga saat ini, maskapai penerbangan umumnya tidak memiliki regulasi khusus yang mengatur penggunaan sandaran tangan antarpenumpang. Namun, di kalangan traveler dan pakar perjalanan, terdapat kesepakatan tidak tertulis yang cukup populer.

BACA JUGA :  KaBOGORFEST 2026 Pecah! Ribuan Warga Kabupaten Bogor Tumpah Ruah Nikmati Konser Gratis

Banyak pihak berpendapat bahwa penumpang yang duduk di kursi tengah layak mendapatkan prioritas untuk menggunakan kedua sandaran tangan yang berada di sisi kiri dan kanan kursinya.

Mengapa Penumpang Tengah Dianggap Lebih Berhak?

Alasan utama muncul karena posisi kursi tengah dinilai sebagai tempat duduk yang paling kurang nyaman di dalam pesawat. Penumpang yang duduk di dekat jendela masih memiliki keuntungan berupa dinding kabin yang bisa digunakan untuk bersandar. Sementara penumpang di kursi lorong memiliki ruang gerak lebih leluasa untuk meregangkan kaki atau keluar masuk menuju lorong pesawat.

BACA JUGA :  Piala Dunia 2026 Bikin Sepatu Edisi Argentina Jadi Incaran Pembeli

Sebaliknya, penumpang tengah berada di antara dua orang tanpa memiliki ruang tambahan di kedua sisinya. Karena itu, banyak yang menganggap penggunaan kedua sandaran tangan menjadi bentuk kompensasi atas keterbatasan ruang tersebut.

Pendiri situs perjalanan Points by J, Jess Bohorquez, termasuk yang mendukung pandangan tersebut. Menurutnya, kursi tengah merupakan posisi yang paling tidak nyaman sehingga memberikan akses penuh terhadap sandaran tangan merupakan bentuk toleransi yang wajar dari penumpang lain.

Pandangan Serupa dari Dunia Aviasi

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================