BOGORTODAY.COM – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengimbau seluruh masyarakat Kota Bogor untuk mulai bersiap diri menghadapi dampak kekeringan akibat fenomena cuaca ekstrem tahun ini. Langkah antisipasi ini perlu diperketat seiring dengan menurunnya pasokan sumber daya air di sejumlah wilayah.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mencatat adanya penurunan debit air secara drastis pada sejumlah fasilitas intake milik PDAM Kota Bogor. Penyusutan pasokan air baku yang paling signifikan terpantau terjadi di kawasan Katulampa dan Ciherang Pondok (Cisadane).
“Kami mengimbau kepada masyarakat Kota Bogor untuk bersiap-siap menghemat sumber daya yang ada, khususnya sumber daya air. Kita melihat intake dari PDAM Kota Bogor, terutama di Katulampa, debit airnya menurun tajam. Demikian juga di Cisadane, tepatnya di Ciherang Pondok, debitnya ikut menurun tajam,” ujar Dedie kepada wartawan, Jumat (10/7/3026).
Dedie menjelaskan, situasi kemarau tahun ini turut dipengaruhi oleh dinamika cuaca ekstrem global. “Kondisi El Nino dan La Nina Godzilla ini kelihatannya akan berdampak kepada kita semua,” jelasnya.
Wartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















