Sering Ngorok Saat Tidur? Ini Kebiasaan yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ngorok
Ilustrasi Ngorok. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Ngorok atau mendengkur saat tidur merupakan hal yang cukup sering dialami banyak orang. Sebagian orang menganggapnya hanya sebagai gangguan kecil, tetapi kebiasaan mendengkur ternyata bisa menjadi tanda bahwa kualitas tidur sedang terganggu.

Pada dasarnya, ngorok terjadi ketika aliran udara di saluran pernapasan mengalami hambatan. Saat udara melewati bagian hidung atau tenggorokan yang menyempit, jaringan di area tersebut akan bergetar dan menghasilkan suara dengkuran.

Selain faktor bentuk saluran napas atau kondisi kesehatan tertentu, kebiasaan sehari-hari juga bisa membuat seseorang lebih mudah mengalami ngorok.

Kebiasaan yang Bisa Memicu Ngorok

Berikut beberapa kebiasaan yang dapat meningkatkan risiko seseorang mendengkur saat tidur.

  1. Tidur dengan Posisi Telentang

Posisi tidur ternyata berpengaruh terhadap munculnya suara ngorok. Saat tidur telentang, lidah dan jaringan lunak di bagian belakang tenggorokan lebih mudah bergerak ke arah belakang.

BACA JUGA :  Jaro Ade Tinjau Lahan PSEL Galuga, Rencana Groundbreking Awal Agustus 2026

Hal ini bisa membuat saluran napas menjadi lebih sempit sehingga udara tidak mengalir dengan lancar dan akhirnya menimbulkan dengkuran.

Mengubah posisi tidur menjadi menyamping sering kali membantu mengurangi kebiasaan ngorok, terutama bagi orang yang hanya mendengkur saat tidur telentang.

  1. Minum Alkohol Sebelum Tidur

Mengonsumsi minuman beralkohol menjelang waktu tidur juga dapat memicu ngorok. Alkohol bisa membuat otot-otot di sekitar mulut dan tenggorokan menjadi lebih rileks.

Akibatnya, saluran napas lebih mudah menyempit saat tidur dan suara dengkuran pun menjadi lebih sering terdengar.

Untuk mengurangi risikonya, sebaiknya hindari konsumsi alkohol beberapa jam sebelum tidur.

  1. Sering Kurang Tidur

Kurang tidur tidak hanya membuat tubuh terasa lelah, tetapi juga bisa meningkatkan kemungkinan seseorang mendengkur.

Ketika tubuh terlalu lelah, otot-otot di saluran pernapasan menjadi lebih rileks dari biasanya. Kondisi ini membuat aliran udara lebih mudah terganggu saat tidur.

BACA JUGA :  Desa di Kabupaten Bogor Andalkan Insinerator, DPRD Akui Belum Ada Solusi Pengganti Sampah

Karena itu, menjaga waktu tidur yang cukup dan teratur menjadi salah satu cara sederhana untuk membantu mengurangi ngorok.

  1. Berat Badan Berlebih

Kelebihan berat badan, terutama adanya penumpukan lemak di sekitar leher, dapat memberikan tekanan pada saluran pernapasan.

Akibatnya, ruang udara menjadi lebih sempit dan seseorang lebih berisiko mengalami dengkuran saat tidur.

Menjaga berat badan tetap ideal dengan pola makan seimbang dan rutin beraktivitas fisik dapat membantu mengurangi tekanan pada saluran napas sehingga risiko ngorok bisa berkurang.

  1. Membiarkan Hidung Tersumbat

Masalah seperti pilek, alergi, atau hidung tersumbat juga dapat membuat seseorang lebih mudah mendengkur.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================