BOGORTODAY.COM – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor menggabungkan (merger) sebanyak 109 Sekolah Dasar (SD) menjadi 53 sekolah sebagai upaya efisiensi tenaga pendidik. Kebijakan ini menyasar sekolah-sekolah dengan jumlah siswa yang tergolong sedikit dan berlokasi berdekatan satu sama lain.
Kepala Bidang Sekolah Dasar Disdik Kabupaten Bogor, Susilawati, mengatakan bahwa penggabungan biasanya dilakukan terhadap dua sekolah yang sama-sama berukuran kecil, salah satunya kecil, atau keduanya memiliki kondisi serupa.
“Kami merger itu biasanya sekolahnya agak kecil, agak gede, atau kecil dua-duanya,” kata Susilawati, Jumat (24/7/2026).
Ia menjelaskan, langkah merger tersebut bertujuan untuk mengefisienkan tenaga pendidik sekaligus fasilitas penunjang yang biasa digunakan siswa.
“Jadi merger itu membuat efisiensi semua. Gurunya bisa jadi satu. Penggunaan fasilitas bisa bareng-bareng. Kalau ada yang kurang, nanti kita oper ke sana. Fasilitas bisa digunakan bersama,” jelasnya.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















